YUSUF APANDI “KATAKAN TIDAK PADA NARKOBA”


Katakan Tidak Pada Narkoba.

Yusuf Apandi

Yusuf Apandi "Katakan Tidak Pada Narkoba"

Sebagai seorang penulis buku ” Katakan Tidak Pada Narkoba” mempunyai tujuan agar buku tersebut bisa dipakai untuk sarana informasi bagi dunia pendidikan sehingga buku ini mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat dan Kepala Badan Narkotika Propinsi H. Dede Yusuf Macan Efendi berikut ini adalah sambutan tentang buku narkoba karya Yusuf Apandi :

Sambutan

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah swt. yang telah memberikan taufik dan hidayah-Nya kepada kita sekalian. Juga, salawat dan salam selalu tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad saw.

Saya, selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, menyambut baik terbitnya buku berjudul Katakan Tidak Pada Narkoba yang ditulis oleh saudara Yusuf Apandi. Buku ini sebagai suatu wujud partisipasi dalam membangun sumber daya manusia (SDM) dan rasa kepedulian penulis terhadap nasib masa depan anak bangsa dalam menghadapi serta memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di kalangan pelajar.

Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di kalangan pelajar di Indonesia, termasuk di Jawa Barat sangat memprihatinkan. Kini, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba tidak hanya terjadi diperkotaan saja,  tetapi sudah meluas sampai ke pedesaan. Sasarannya pun beragam, mulai dari orang dewasa, remaja sampai pada pelajar sekolah dasar (SD) hingga anak-anak usia dini.

Penyebarluasan informasi penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda sudah menjadi tanggung jawab orang tua di rumah, pendidik di sekolah, dan masyarakat pada umumnya, agar anak-anak kita tidak terjerumus dalam lembah hitam (narkoba).

Kiranya, buku ini layak untuk dijadikan referensi bagi para pendidik khususnya dan bagi masyarakat umumnya yang peduli terhadap kelangsungan serta kelestarian anak bangsa yang bebas dari pengaruh narkoba.

Perlu saya sampaikan bahwa kesejahteraan masyarakat di masa depan sangat tergantung pada kesehatan mental generasi muda yang akan menjadi pewaris bangsa. Penanggulangan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba merupakan upaya penting untuk menghindarkan bangsa Indonesia dari keterpurukan akibat rendahnya kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, partisipasi semua pihak mutlak sangat diperlukan.

Demikian sambutan saya, semoga buku ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan khususnya menjadi amal ibadah yang bermanfaat bagi penulisnya.

Wassalamu’alaikum wr.wb

Bandung, Februari 2010

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat

Dr. H. Moh. Wahyudin Zarkasyi, AK.

Selanjutnya adalah sambutan dari Ketua BNP Jawa Barat : H. Dede Yusuf Macan Efendi

 

 

Sambutan

WAKIL GUBERNUR JAWA BARAT

SELAKU KETUA UMUM BNP JAWA BARAT

Bismillahir rohmanir rohim

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Salam sejahtera bagi kita semua

 

Puji serta syukur kita panjatkan ke hadirat Allah swt., atas karunia dan hidayah-Nya kita dapat diberikan kekuatan dan kesehatan. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad saw., keluarga, para sahabat tabi’in dan tabia’at serta kita selaku umatnya.

Saya, Wakil Gubernur, selaku Ketua Umum Badan Narkotika Provinsi Jawa Barat menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada saudara Yusuf Apandi yang telah menyusun buku berjudul Katakan Tidak Pada Narkoba. Hal ini merupakan bukti kongkret dan keprihatinan penulis untuk ikut serta membantu pemerintah dalam melakukan upaya pencegahan penanggulangan penyalahgunaan narkoba bagi masyarakat, khususnya pemuda sebagai generasi bangsa. Oleh karena itu, upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata (BNN, BNP dan BNK/Kota), melainkan kita semua, termasuk para orang tua, para pendidik di sekolah, para dosen di perguruan tinggi, tokoh masyarakat, tokoh agama, para pemimpin, dunia usaha, jajaran pemerintah, baik pusat maupun daerah, dan tentunya para penegak hukum.

Seiring dengan perubahan waktu, saya pandang permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba sudah menjadi bencana nasional. Saat ini, sekitar 3,2 juta penduduk Indonesia telah menjadi penyalahguna narkoba, yang mayoritas di antaranya merupakan generasi muda. Angka kematian akibat over dosis sebanyak 15 ribu orang atau rata-rata 35-40 orang setiap harinya. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN), pada tahun 2006 penyalahguna narkoba di pelajar dan mahasiswa mencapai 1,1 juta orang atau hampir 30 % dari total penyalahguna narkoba yang ada di Indonesia. Selanjutnya, pada tahun 2007 anak usia 7 tahun sudah ada yang mengomsumsi narkoba.

 

Melihat permasalahan tersebut, saudara Yusuf Apandi merasa terpanggil untuk menuangkan tulisannya dan memberikan informasi yang benar kepada masyarakat tentang permasalahan narkoba, pencegahan narkoba, problematika dan pergaulan remaja yang rentan dengan pergaulan narkoba. Bahkan dalam tulisanya secara khusus dibahas tentang (1) kebijakan pemerintah dalam rangka penanggulangan narkoba; (2) penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungan sekolah; (3) narkoba dan HIV/AIDS merupakan ancaman terbesar di dunia; dan (4) bagaimana upaya pencegahan narkoba, terapi dan rehabilitasi bagi korban narkoba. hal inilah, menurut hemat saya sangat relevan dengan amanat Presiden RI (Susilo Bambang Yudhoyono) pada peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) pada tanggal 30 juni 2006 di istana negara bahwa permasalahan narkoba ini harus ditangani dengan serius “Pencegah Sejak Usia Dini, Pencegahan Berbasis Keluarga dan Pembentukan Desa Siaga”.

Akhirnya saya, Wakil Gubernur dan Ketua Umum Badan Narkotika Provinsi (BNP) Jawa Barat, mengucapkan terima kasih kepada penulis dan penerbit yang telah mencurahkan perhatiannya untuk menyusun dan menerbitkan buku ini. Semoga usaha yang mulia ini menjadi amal ibadah dalam menyelamatkan generasi muda kita, yang secara khusus dalam melakukan upaya pencegah pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN). Selanjutnya, Jawa Barat sebagai provinsi dinamis, mandiri, sejahtera, serta provinsi termaju dan mitra terdepan ibu kota negara pada tahun 2010 dapat terwujud.

Billhit taufiq wal hidayah Wassalamu’alaikum Wr.Wb

Salam Sejahtera bagi kita semua

 

 

 

 Harapan dibuatnya buku ini agar Indonesia khususnya generasi muda yang akan datang tidak terjerat narkoba .

Gerakan yang akan dilakukan selanjutnya adalah sosialisasi pemahaman bahaya narkoba bagi siswa sma se jawa barat yang akan dirintis oleh penulis sendiri.

Info mengenai penulis bisa menghubunginya di No. 081931230206


Pemesanan bisa hubungi No.0853.1416.2800

 

     

Iklan

KATAKAN TIDAK PADA NARKOBA


SAY NO TO DRUGS

Narkoba sudah sangat memprihatinkan apalagi ketika anak sekolah sudah mulai terasuki adanya narkoba. Masa depan bangsa ini dipertaruhkan karena masa depan bangsa ada di tangan pemuda serta generasi muda sehingga perlu kiranya kita sebagai orang tua dan pendidik dapat memahani sejauh mana perkembangan narkoba di Indonesia, dampaknya bagi generasi muda serta hal lainnya yang dapat kita memahami bagaimana cara penanggulangan narkoba di lingkungan kita.

Dalam buku ini akan dikupas tuntas bagaimana penangulangan narkoba serta bagaimana mencegah narkoba masuk kesekolah dan tindakan apa yang bisa diambil sekolah apabila ada siswanya yang terkena jerat narkoba.

 

Info pemesanan hubungi : Dody Iskandar

Tlp  : 022-76697476

Fax : 022-5208370

BUKU PANDUAN SEKOLAH UNTUK CEGAH SISWA KENA NARKOBA


Adalah lembaga yang sangat berperan aktif dalam mencegah beredarnya narkoba di Indonesia karena memang narkotika adalah salah satu penyebab hancurnya generasi muda.

SEKAPUR SIRIH

Berdasarkan penelitian Badan Narkotika Nasional (BNN), saat ini ada sekitar 3,2 Juta orang penduduk Indonesia menjadi korban narkoba (narkotika dan obat-obat berbahaya), sebagian besar mereka berumur 15 hingga 35 tahun. Dari jumlah tersebut, menurut data badan kesehatan dunia, World Health Organization (WHO), para pengguna narkoba telah mengubah ke berbagai lapisan masyarakat, seperti kehidupan rumah tangga, artis, dan atlet nasional. Korban (pengguna) yang selama ini terbatas di perkotaan dengan sasaran keluarga mampu, kini telah meluas sampai ke pedesaan dan daerah-daerah terpencil sekalipun, bahkan keluarga tidak mampu.
Kini, Indonesia bukan lagi tempat transit bagi pengedar barang haram tersebut, melainkan sudah menjadi produsen terbesar bagi produk ekstasi. Hal ini dapat dibuktikan dengan ditemukannya beberapa pabrik produksi pembuat ekstasi oleh petugas di beberapa kota besar di Indonesia.

Peredaran dan penyalahgunaan narkoba merupakan fenomena gunung es yang sulit diprediksi. Tampak hanya dipermukaan saja, sedangkan di dalamnya sangat sulit diprediksi. dan telah menimpa remaja, generasi muda dan bangsa Indonesia pada umumnya. Sungguh sangat memprihatinkan. Jika hal itu dibiarkan terus terjadi, masa depan generasi bangsa akan terkoyak dan hilang (lost generation).
Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba merupakan fenomena gunung es, hanya tampak permukaannya saja, sedangkan di dalamnya sangat sulit diprediksi. Sudah banyak korban yang kebanyakan adalah generasi muda akibat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Bukan saja dari golongan masyarakat kelas atas yang tinggal diperkotaan, melainkan sudah sampai ke pelosok daerah di Indonesia. Inilah barangkali yang perlu kita waspadai.
Hal seperti itulah yang mendasari saya untuk menulis buku ini. Saya merasa prihatin dan sakit bila menyaksikan generasi bangsa yang produktif (usia muda) sudah terjerat pergaulan bebas, narkoba dan budaya hedonisme. Dengan diterbitkannya buku ini, semoga dapat dijadikan pedoman bagi kita dalam mengampanyekan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Secara pribadi, saya tidak mampu melakukan pencegahan dengan tindakan dan kekuasaan karena tidak memiliki kewenangan untuk melakukannya. Hanya inilah yang dapat disumbangkan, dan berharap semua pihak dapat berperan aktif serta menyerukan agar generasi bangsa dapat kita selamatkan.

Pada kesempatan ini, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Drs. Kuswari M.Pd, Aceng Hasan Buhori, Drs Edy Setiadi M.Pd, Rahmat Taufiq Hidayat, Drs. Edy Syarif M.Si yang telah memberikan dukungan moril, materiil dan motivasi yang begitu berharga bagi saya. Ruhya Permana (Yaya) staf harian BNP Provisi Jawa Barat yang telah berupaya merealisasikan sambutan dari Bapak Wakil Gubernur sebagai Ketua BNP Jawa Barat. Komunitas motor, Mospeed, komunitas motor yang memang peduli terhadap keselamatan generasi bangsa dan keterbelakangan masyarakat dalam dunia pendidikan.

Terima kasih juga saya sampaikan kepada istri dan anak-anak saya yang tak bosan-bosannya memberikan dorongan doa siang dan malam agar buku ini segera selesai dan dapat diterbitkan.
Saya sadar masih banyak kekurangan dan kelemahan dalam penyusunanan buku ini. Namun, saya berharap sudilah kiranya para pembaca memberikan saran dan kritik demi kebaikan kita bersama.
Hanya kepada Allah jualah saya berdoa semoga buku ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua terutama yang peduli terhadap nasib bangsa di masa datang. Amien

Yusuf Apandi

April  2010

INFO PEMESANAN HUBUNGI :
DODY ISKANDAR TLP :022-76697476
Harga buku Rp. 39.000 saja.

FAX : 022-5208370

%d blogger menyukai ini: