Bubarkan Ahmadiyah atau makjulkan SBY ?


Bubarkan Ahmadiyah atau makjulkan SBY ?

Aksi pembubaran Ahmadiyah di Gd Sate

Aksi pembubaran Ahmadiyah di Gd Sate

Gedung sate kembali menjadi pusat perhatian dengan datangnya API ( Aliansi Pergerakan Islam ) Jawa Barat  dimana aksi ini merupakan aksi lanjutan tentang pembubaran ahmadiyah yang sampai saat ini belum juga ada gerakan untuk membubarkannya dari pemerintah Indonesia.

Hal ini menyangkut adanya isu kudeta yang melibatkan beberapa purnawirawan jendral ditegaskan olah Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, tidak percaya dengan isu kudeta yang akan dilakukan oleh para purnawirawan jendral TNI yang seperti dilansir oleh TV Al Jazeera Qatar. Mahfud mengakui sering bertemu banyak purnawirawan TNI dan tidak ada satupun yang berpikir akan kudeta SBY.

Memang diakui mahfud bahwa ada kekecewaan dari para purnawirawan dengan kinerja pemerintah yang dinilai lambat, kurang tegas dalam mengambil keputusan.

Ketua API Jawa Barat

Ketua API Jawa Barat

Kembali lagi bahwa dalam orasinya ketua API jawa Barat menegaskan bahwa aksi ini merupakan wujud kepedulian mereka terhadap SBY dimana kalau SBY jadi membubarkan Ahmadiyah maka mereka akan mengusung SBY sampai 2014 tetapi kalau tidak mereka akan terus aksi dengan massa yang lebih besar lagi sebagai aksi lanjutan.

Kontributor : Sugiyanto (24/03/11)

The Journalist ( Bacaan wajib para pebisnis berita )


The Journalist

Buku Simbiosa Rekatama Media

The Journalist

Bagi dunia informasi bekerja sebagai journalist tidaklah dikatakan pekerjaan mudah dimana harus dapat menyajikan berita dengan baik dan benar serta mudah dipahami oleh para pembaca.

Kejayaan bangsa -bangsa besar di dunia tentu saja tidak bisa dipisahkan dari perkembangan dunia persnya. Para wartawan sebagai peliput, pengemas dan penyebar berita menjadi sangat vital dan sentral, bahkan berkat sentuhan teknologi canggih, dunia pers makin maju pesat seiring kian modernnya proses kerja para Journalist. Al hasil berita di kutub utara pun dalam hitungan detik sudah bisa dilihat dari belahan bumi selatan.

Tugas utama para jurnalis dari jaman dahulu sampai sekarang tidak pernah berubah yakni meliput dan mengemas berita. Dalam proses pengemasan dan peliputan berita itulah mencakup beberapa hal penting diantaranya :

mewawancarai nara sumber, merekan atau mencatatnya, memotret peristiwa yang terjadi dan orang-orang yang terkait di dalamnya, dengan mengumpulkan data serta fakta, menentukan sudut pandang berita , menuliskan lead, membuat judul, serta menyajikannya secara memikat untuk kepentingan pembaca, pemirsa dan pendengar.

Dalam buku ini juga ditambahkan beberapa hal penting yang menjadi landasan seorang journalist yaitu :

1. Kode etik jurnalistik

2. Undang-undang pers no. 40 tahun 1999

3. Beberapa alamat surat kabar dan media elektronik di Indonesia.

Info dan pemesanan hubungi : Dody Iskandar,SH Telp : 0853.1416.2800

PRESIDIUM RAKYAT SUBANG MENGGUGAT !!!


 

PRESIDIUM RAKYAT SUBANG

PRESIDIUM RAKYAT SUBANG

 

Hari Selasa tanggal 15 Maret 2011 telah terjadi unjuk rasa aksi damai di halaman Gedung Kejaksaan Tinggi Bandung Jl. L.L.R.E Martadinata dimulai pukul 09.00 s.d 15.00 Wib. Adapun pengunjuk rasa mengatasnamakan Presidium Rakyat Subang ( PRS ) yang terdiri dari para pejabat mulai dari RT sampai pada Camat se Subang sehingga aksi damai ini berjalan dengan damai dan elegan.

Adapun yang ditanyakan oleh PRS adalah apakah surat dari Kejaksaan Negeri Subang telah sampai ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat ? tetapi mereka belum memperoleh hasil yang memuaskan dan belum dapat berdialog dengan KAJATI sehingga aksi mereka yang ke 9 kalinya ini masih bertepuk sebelah tangan.

 

Aksi damai Presidium Rakyat Subang

Aksi damai Presidium Rakyat Subang

 

 

PRS juga akan melakukan aksi ke Komnas Ham untuk meminta perlindungan terhadap mereka karena mereka sebenarnya ingin menegakkan supremasi hukum yang tegas, lugas dan Adil di Indonesia ini sehingga transparansi di bidang hukum sudah selayaknya di kemukakan pada masyarakat Indonesia umumnya dan Masyarakat Subang pada khususnya.

Pelaksana aksi hampir mewakili semua elemen termasuk dari ormas dan okp yang ada di Subang. Harapan mereka adalah bagaimana menegakkan keadilan yang seadil-adilnya bagi masyarakat dan mereka membuktikan bahwa masyarakat harus bersatu dalam memonitor bagaimana supremasi hukum ini dijalankan sehingga akan mengurangi hal-hal yang tidak di inginkan.

Diposkan oleh Exposenews tabloid online 2011

PENCEMARAN LINGKUNGAN DI JABAR MEMPRIHATINKAN !!!


PERLUNYA MANAJER PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA

 

Wakil Gubernur Jawa Barat

Wagub Jabar H. Dede Yusuf

BPLHD JAWA BARAT bekerjasama dengan JETRO Japan External Trade Organization mengadakan pertemuan di Aula Barat GD Sate Bandung di fasilitasi oleh Pemprov Jabar yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat ( H. Dede Yusuf  ) dimana untuk ambang batas pencemaran udara di jawa barat sekarang ini sudah mulai berkurang yang dalam pelaksanaan yang bisa disebut pilot project ini baru diikuti oleh 4.000 perusahaan industri dari 24.000 perusahaan Industri yang ada di Jawa barat dimana BPLHD mengadakan pelatihan-pelatihan untuk para manajer di perusahaan industri guna mengelola IPAL di perusahaannya dengan baik.

 

Sungguh disayangkan bahwa hampir semua perusahaan yang ada di Jawa Barat memiliki ijin IPAL tetapi dalam pelaksanaanya IPAL tersebut hanya sebagai sarana pelengkap saja sehingga diperlukan dalam setiap perusahaan industri di Jawa Barat mempunyai seorang manajer yang mendalami dan mengetahui bagaimana sebenarnya pengelolaan limbah yang ada di industri tersebut.

Disamping itu juga perlu diketahui bahwa di Jawa Barat untuk penanganan DAS CITARUM dilakukan beberapa tahap dimana melibatkan beberapa sungai yang ada di Jawa Barat memang harus ditangani dengan serius. Sungai -sungai tersebut bermuara di :

1. Aliran sungai Citarum.

Aliran sungai citarum yang bermuara di Saguling adalah yang mengalami pencemaran terbanyak dan terparah

sehingga dijuluki “Septic Tank” terbesar di dunia hal ini dikarenakan sungai Citarum memiliki limbah dari semua

baik itu dari industri maupun dari limbah rumah tangga dimana di bendungan Saguling ini sudah tidak ada ikan yang

bisa bertahan hidup selain “Ikan Sapu” karena udara yang ada dalam air disana sudah sangat tipis bahkan bisa

dibilang sudah tidak ada oksigen di air tersebut hal ini juga ditambah dengan banyaknya karamba-karamba yang

dikelola oleh para peternak ikan di Sungai Citarum.

2. Bendungan Cirata

Bendungan Cirata mempunyai kualitas air yang agak lebih baik dari Saguling hal ini diakibatkan karena sebagaian

limbah yang ada telah mengendap di Saguling tetapi tetap pencemaran airnya masih ada disebabkan adanya karam

ba ikan yang dipelihara oleh para peternak ikan di Cirata.

3. Bendungan Jati luhur

mempunyai kadar kandungan air yang lebih baik dibandingkan dengan Saguling dan Cirata tetapi tetap masih ada

pencemaran yang terjadi disana karena pengelolaan karamba ikan oleh para peternak ikan disana.

 

Sudah saatnya para manajer pabrik industri yang mengelola lingkungan hidup harus bisa mengurangi dampak lingkungan yang ada karena limbah yang dikeluarkan dari kawasan industri tersebut sehingga Jaba bisa melakukan penghematan biaya dalam pengelolaan limbah dari kawasan Industri

Pihak yang terakait untuk penenganan hal ini adalah dinas perikanan, perindustrian, lsm lingkungan hidup serta NGO yang bergerak di lingkungan hidup yang ada di Jawa Barat.

Kedepannya harus dipisahkan antara limbah dari rumah tangga dan industri guna mengurangi pencemaran air yang da di Jawa Barat. Sebagai penutup Dede Yusuf menambahkan bahwa poject yang ada di Jawa barat ini akan direplikasikan juga di daerah lain seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Tim Exposenews.

DIPLOMASI PRAKTIK KOMUNIKASI INTERNASIONAL


Diplomasi praktik Komunikasi Internasional.

DIPLOMASI KOMUNIKASI INTERNASIONAL

Hubungan Internasional antar negara saat ini tidak seimbang.Negara-negara kuat masih menganut pandangan bahwa sebuah negara merupakan Super Power bila mampu menundukan pengaruh negara lain.Mereka begitu berambisi untuk melakukan praktik neokolonialisme dengan menggunakan kekuatan serta sarana teknologi informasi dan komunikasi.Ketimpangan dalam hubungan internasional semakin bertambah manakala badan dunia PBB, kian kehilangan wibawa karena lebih berfungsi untuk menyuarakan kepentingan negara kuat tertentu.

Hal ini telah mendesak negara berkembang untuk meningkatkan kemampuan dalam segala bidang, terutama kemampuan diplomasi. kalah atau menang dalam percaturan diplomasi sangat ditentukan oleh teknik dan strategi diplomasi yang didukung oleh sumber daya informasi dan jaringan komunikasi.disini terasa betapa pentingnya ilmu komunikasi internasional dalam prespektif diplomatik sebagai alat ukur  untuk mengurai masalah ketimpangan internasional dan menghadapi tantangan dalam pergaulan internasional.

Pentingnya komunikasi internasional bagi para diplomat dan konsuler atau masyarakat pada umumnya sudah diakui secara luas. dengan mempelajari komunikasi internasional, seseorang dapat memahami bagaimana menciptakan dan memelihara hubungan internasional yang dinamis.dalam era informasi tanpa batas seperti sekarang ini setiap orang, baik secara individual maupun institusional, boleh menjadi duta tidak resmi bagi negaranya untuk ikut berdiplomasi dalam berbagai percaturan internasional.

Buku ini secara konseptual sengaja dirancang dengan memperhatikan muatan dasar, sekaligus muatan substantif yang selaras dengan tujuan khusus dan tujuan umum yang hendak dicapai dalam pengajaran diplomasi sebagai praktik ilmu komunikasi internasional.

Sumber : Sinopsis buku DIPLOMASI praktik komunikasi internasional

penulis : Mohammad Shoelhi

Terbitan : Simbiosa Rekatama Media Bandung.

Menara Sinyal berbalut hiasan Mesjid


Menara Sinyal berbalut hiasan menara mesjid.

 

Kedok menara sinyal dengan hiasan menara mesjid

Indahnya radiasi menara sinyal di Garuda

Bandung, 18 Oktober 2011

 

Setelah pro dan kontra akan pembangunan menara sinyal “PT. Global” di wilayah RT 04 RW 01 Kelurahan Garuda ternyata pembangunan terus dilakukan malah semakin dipercantik untuk mengelabui masyarakat bahwa menara mesjid tersebut sebenarnya adalah tower sinyal.

Sebagai tambahan informasi bahwa setiap menara sinyal selalu memancarkan radiasi minimal radius 1 Km dari titik sinyal selain itu juga dikhawatirkan roboh kalau ada angin yang cukup besar sehingga memang masih harus dipertanyakan antara pemilik lahan dan pengelola sinyal tersebut apakah sudah ada kelengkapan yang harus dimiliki seperti :

1. Ijin dari tetangga setempat ( Rt,Rw,Kelurahan,Kecamatan)

2. Ijin dari Pemkot Bandung

3. Ijin dari tetangga terdekat

3. Ijin dari lembaga yang mengelola frekuensi udara di kota Bandung

Dalam investigasi yang dilaklukan ternya adanya perubahan bentuk dari yang proposal masuk ke Rt 04 ( Bpk Bonar Pasaribu ) mengatakan dimana awalnya hanya akan berdiri diatas menara yang sudah ada tetapi pada pelaksanaanya malah membuat yang baru diatas bangunan mesjid sehingga dikhawatirkan kalau roboh serta belum adanya sosialisasi pada masyarakat sekitar tentang fungsi dan akibat yang ditimbulkan dengan adanya menara sinyal dan sinyal yang dipancarkan tersebut.

Pengelola sinyal ” PT Global” Bpk Ir.Hendra ( No. Hp : 08522239xxxxdan 0812836xxxx) ketika dikonfirmasi oleh ketua RT malah membalas dalam SMS nya bahwa mengaku saya wartawan sehingga seolah-olah ingin meredam pertanyaan dari ketua Rt setempat.

Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan alangkah sebaiknya pengelola tidak melakukan hal sewenang-wenang pada masyarakat sekitar mengingat radiasi yang mungkin akan muncul setelah menara sinyal itu diaktifkan dengan melakukan sosialisasi pada masyarakat tentang apa dan bagaimana penggunaan menara ini serta dampaknya dan tentunya masyarakat harus mengetahui profit yang akan diperoleh oleh pemilik sinyal dengan adanya menara sinyal yang dimilikinya.

Sumber : Bpk. Bonar Pasaribu ( Rt.04 ) No. Hp : 0227625xxxx

PESTA BUKU BANDUNG 2011


PESTA BUKU BANDUNG

 

H. Dada Rosada,SH.M.Si

Walikota Bandung

Ikapi Jawa Barat bekerjasama dengan Pemkot Bandung melaksanakan acara pesta buku Bandung 2011 di landmark convention hall Jl. Braga no. 129 Bandung yang diikuti oleh 100 stan peserta . Acara ini berlangsung mulai tanggal 9 s.d 15 februari 2011 dimulai jam 09.00 s.d 21.00 wib.

 

Acara dibuka oleh ketua panitia Bpk. H. Hasan Sagita.SH kemudian dilanjutkan oleh Ketua Ikapi Jawa Barat Bpk. H. Anwarudin serta dilanjutkan dengan sambutan dari Walikota Bandung H. Dada Rosada.SH.,M.Si yang pada kesempatan ini sangat memberikan apresiasi yang baik pada Ikapi Jabar dengan terus menerus melaksanakan pameran buku di mana sangat membantu dalam program Bandung Cerdas.

Menurut Bpk. H. Dada Rosada mengatakan bahwa Landmark tahun depan sudah tidak bisa dipakai lagi sehingga pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan untuk memperkirakan tempat mana yang akan dipakai pameran nantinya.

Ada upaya penggunaan pameran akan dilakukan di Gedung Merdeka untuk pameran buku oleh Pemkot Bandung apabila memang Landmark tidak bisa dipergunakan lagi.

Dalam hal ini H. Dada Rosada mengutarakan 9 B : Beli,Bagi,Buku,Buka,Baca,Bisa,Beramal,Bermanfaat,Bermartabat sehingga begitu pentingnya buku bagi perkembangan kecerdasan bangsa.

Upaya Pemkot Bandung Lainnya adalah dengan pembukaan perpustakaan-perpustakaan di kelurahan-kelurahan di kota bandung , pembukaan hutan kota agar tujuan Bandung cerdas ini bisa tercapai karena masih ada perpustakaan yang sejak tahun 1958 masih ada sampai sekarang sehingga beliau menganjurkan agar masyarakat yang mempunyai kelebihan buku di rumah bisa menyalurkan bukunya untuk dihibahkan pada Ikapi Jabar sebagai wadahnya.

Bagi yang ingin tahu banyak tentang pameran yang akan diadakan tahun 2011 ini bisa menghubungi sekretariat IKAPI Jawa Barat Jl. Ibu Inggit Garnasih No. 30 C Bandung Tlp : 0225224572,02272205000

Lagi

Previous Older Entries Next Newer Entries

%d blogger menyukai ini: