PENCEMARAN LINGKUNGAN DI JABAR MEMPRIHATINKAN !!!


PERLUNYA MANAJER PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA

 

Wakil Gubernur Jawa Barat

Wagub Jabar H. Dede Yusuf

BPLHD JAWA BARAT bekerjasama dengan JETRO Japan External Trade Organization mengadakan pertemuan di Aula Barat GD Sate Bandung di fasilitasi oleh Pemprov Jabar yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat ( H. Dede Yusuf  ) dimana untuk ambang batas pencemaran udara di jawa barat sekarang ini sudah mulai berkurang yang dalam pelaksanaan yang bisa disebut pilot project ini baru diikuti oleh 4.000 perusahaan industri dari 24.000 perusahaan Industri yang ada di Jawa barat dimana BPLHD mengadakan pelatihan-pelatihan untuk para manajer di perusahaan industri guna mengelola IPAL di perusahaannya dengan baik.

 

Sungguh disayangkan bahwa hampir semua perusahaan yang ada di Jawa Barat memiliki ijin IPAL tetapi dalam pelaksanaanya IPAL tersebut hanya sebagai sarana pelengkap saja sehingga diperlukan dalam setiap perusahaan industri di Jawa Barat mempunyai seorang manajer yang mendalami dan mengetahui bagaimana sebenarnya pengelolaan limbah yang ada di industri tersebut.

Disamping itu juga perlu diketahui bahwa di Jawa Barat untuk penanganan DAS CITARUM dilakukan beberapa tahap dimana melibatkan beberapa sungai yang ada di Jawa Barat memang harus ditangani dengan serius. Sungai -sungai tersebut bermuara di :

1. Aliran sungai Citarum.

Aliran sungai citarum yang bermuara di Saguling adalah yang mengalami pencemaran terbanyak dan terparah

sehingga dijuluki “Septic Tank” terbesar di dunia hal ini dikarenakan sungai Citarum memiliki limbah dari semua

baik itu dari industri maupun dari limbah rumah tangga dimana di bendungan Saguling ini sudah tidak ada ikan yang

bisa bertahan hidup selain “Ikan Sapu” karena udara yang ada dalam air disana sudah sangat tipis bahkan bisa

dibilang sudah tidak ada oksigen di air tersebut hal ini juga ditambah dengan banyaknya karamba-karamba yang

dikelola oleh para peternak ikan di Sungai Citarum.

2. Bendungan Cirata

Bendungan Cirata mempunyai kualitas air yang agak lebih baik dari Saguling hal ini diakibatkan karena sebagaian

limbah yang ada telah mengendap di Saguling tetapi tetap pencemaran airnya masih ada disebabkan adanya karam

ba ikan yang dipelihara oleh para peternak ikan di Cirata.

3. Bendungan Jati luhur

mempunyai kadar kandungan air yang lebih baik dibandingkan dengan Saguling dan Cirata tetapi tetap masih ada

pencemaran yang terjadi disana karena pengelolaan karamba ikan oleh para peternak ikan disana.

 

Sudah saatnya para manajer pabrik industri yang mengelola lingkungan hidup harus bisa mengurangi dampak lingkungan yang ada karena limbah yang dikeluarkan dari kawasan industri tersebut sehingga Jaba bisa melakukan penghematan biaya dalam pengelolaan limbah dari kawasan Industri

Pihak yang terakait untuk penenganan hal ini adalah dinas perikanan, perindustrian, lsm lingkungan hidup serta NGO yang bergerak di lingkungan hidup yang ada di Jawa Barat.

Kedepannya harus dipisahkan antara limbah dari rumah tangga dan industri guna mengurangi pencemaran air yang da di Jawa Barat. Sebagai penutup Dede Yusuf menambahkan bahwa poject yang ada di Jawa barat ini akan direplikasikan juga di daerah lain seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Tim Exposenews.

DIPLOMASI PRAKTIK KOMUNIKASI INTERNASIONAL


Diplomasi praktik Komunikasi Internasional.

DIPLOMASI KOMUNIKASI INTERNASIONAL

Hubungan Internasional antar negara saat ini tidak seimbang.Negara-negara kuat masih menganut pandangan bahwa sebuah negara merupakan Super Power bila mampu menundukan pengaruh negara lain.Mereka begitu berambisi untuk melakukan praktik neokolonialisme dengan menggunakan kekuatan serta sarana teknologi informasi dan komunikasi.Ketimpangan dalam hubungan internasional semakin bertambah manakala badan dunia PBB, kian kehilangan wibawa karena lebih berfungsi untuk menyuarakan kepentingan negara kuat tertentu.

Hal ini telah mendesak negara berkembang untuk meningkatkan kemampuan dalam segala bidang, terutama kemampuan diplomasi. kalah atau menang dalam percaturan diplomasi sangat ditentukan oleh teknik dan strategi diplomasi yang didukung oleh sumber daya informasi dan jaringan komunikasi.disini terasa betapa pentingnya ilmu komunikasi internasional dalam prespektif diplomatik sebagai alat ukur  untuk mengurai masalah ketimpangan internasional dan menghadapi tantangan dalam pergaulan internasional.

Pentingnya komunikasi internasional bagi para diplomat dan konsuler atau masyarakat pada umumnya sudah diakui secara luas. dengan mempelajari komunikasi internasional, seseorang dapat memahami bagaimana menciptakan dan memelihara hubungan internasional yang dinamis.dalam era informasi tanpa batas seperti sekarang ini setiap orang, baik secara individual maupun institusional, boleh menjadi duta tidak resmi bagi negaranya untuk ikut berdiplomasi dalam berbagai percaturan internasional.

Buku ini secara konseptual sengaja dirancang dengan memperhatikan muatan dasar, sekaligus muatan substantif yang selaras dengan tujuan khusus dan tujuan umum yang hendak dicapai dalam pengajaran diplomasi sebagai praktik ilmu komunikasi internasional.

Sumber : Sinopsis buku DIPLOMASI praktik komunikasi internasional

penulis : Mohammad Shoelhi

Terbitan : Simbiosa Rekatama Media Bandung.

Menara Sinyal berbalut hiasan Mesjid


Menara Sinyal berbalut hiasan menara mesjid.

 

Kedok menara sinyal dengan hiasan menara mesjid

Indahnya radiasi menara sinyal di Garuda

Bandung, 18 Oktober 2011

 

Setelah pro dan kontra akan pembangunan menara sinyal “PT. Global” di wilayah RT 04 RW 01 Kelurahan Garuda ternyata pembangunan terus dilakukan malah semakin dipercantik untuk mengelabui masyarakat bahwa menara mesjid tersebut sebenarnya adalah tower sinyal.

Sebagai tambahan informasi bahwa setiap menara sinyal selalu memancarkan radiasi minimal radius 1 Km dari titik sinyal selain itu juga dikhawatirkan roboh kalau ada angin yang cukup besar sehingga memang masih harus dipertanyakan antara pemilik lahan dan pengelola sinyal tersebut apakah sudah ada kelengkapan yang harus dimiliki seperti :

1. Ijin dari tetangga setempat ( Rt,Rw,Kelurahan,Kecamatan)

2. Ijin dari Pemkot Bandung

3. Ijin dari tetangga terdekat

3. Ijin dari lembaga yang mengelola frekuensi udara di kota Bandung

Dalam investigasi yang dilaklukan ternya adanya perubahan bentuk dari yang proposal masuk ke Rt 04 ( Bpk Bonar Pasaribu ) mengatakan dimana awalnya hanya akan berdiri diatas menara yang sudah ada tetapi pada pelaksanaanya malah membuat yang baru diatas bangunan mesjid sehingga dikhawatirkan kalau roboh serta belum adanya sosialisasi pada masyarakat sekitar tentang fungsi dan akibat yang ditimbulkan dengan adanya menara sinyal dan sinyal yang dipancarkan tersebut.

Pengelola sinyal ” PT Global” Bpk Ir.Hendra ( No. Hp : 08522239xxxxdan 0812836xxxx) ketika dikonfirmasi oleh ketua RT malah membalas dalam SMS nya bahwa mengaku saya wartawan sehingga seolah-olah ingin meredam pertanyaan dari ketua Rt setempat.

Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan alangkah sebaiknya pengelola tidak melakukan hal sewenang-wenang pada masyarakat sekitar mengingat radiasi yang mungkin akan muncul setelah menara sinyal itu diaktifkan dengan melakukan sosialisasi pada masyarakat tentang apa dan bagaimana penggunaan menara ini serta dampaknya dan tentunya masyarakat harus mengetahui profit yang akan diperoleh oleh pemilik sinyal dengan adanya menara sinyal yang dimilikinya.

Sumber : Bpk. Bonar Pasaribu ( Rt.04 ) No. Hp : 0227625xxxx

PESTA BUKU BANDUNG 2011


PESTA BUKU BANDUNG

 

H. Dada Rosada,SH.M.Si

Walikota Bandung

Ikapi Jawa Barat bekerjasama dengan Pemkot Bandung melaksanakan acara pesta buku Bandung 2011 di landmark convention hall Jl. Braga no. 129 Bandung yang diikuti oleh 100 stan peserta . Acara ini berlangsung mulai tanggal 9 s.d 15 februari 2011 dimulai jam 09.00 s.d 21.00 wib.

 

Acara dibuka oleh ketua panitia Bpk. H. Hasan Sagita.SH kemudian dilanjutkan oleh Ketua Ikapi Jawa Barat Bpk. H. Anwarudin serta dilanjutkan dengan sambutan dari Walikota Bandung H. Dada Rosada.SH.,M.Si yang pada kesempatan ini sangat memberikan apresiasi yang baik pada Ikapi Jabar dengan terus menerus melaksanakan pameran buku di mana sangat membantu dalam program Bandung Cerdas.

Menurut Bpk. H. Dada Rosada mengatakan bahwa Landmark tahun depan sudah tidak bisa dipakai lagi sehingga pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan untuk memperkirakan tempat mana yang akan dipakai pameran nantinya.

Ada upaya penggunaan pameran akan dilakukan di Gedung Merdeka untuk pameran buku oleh Pemkot Bandung apabila memang Landmark tidak bisa dipergunakan lagi.

Dalam hal ini H. Dada Rosada mengutarakan 9 B : Beli,Bagi,Buku,Buka,Baca,Bisa,Beramal,Bermanfaat,Bermartabat sehingga begitu pentingnya buku bagi perkembangan kecerdasan bangsa.

Upaya Pemkot Bandung Lainnya adalah dengan pembukaan perpustakaan-perpustakaan di kelurahan-kelurahan di kota bandung , pembukaan hutan kota agar tujuan Bandung cerdas ini bisa tercapai karena masih ada perpustakaan yang sejak tahun 1958 masih ada sampai sekarang sehingga beliau menganjurkan agar masyarakat yang mempunyai kelebihan buku di rumah bisa menyalurkan bukunya untuk dihibahkan pada Ikapi Jabar sebagai wadahnya.

Bagi yang ingin tahu banyak tentang pameran yang akan diadakan tahun 2011 ini bisa menghubungi sekretariat IKAPI Jawa Barat Jl. Ibu Inggit Garnasih No. 30 C Bandung Tlp : 0225224572,02272205000

Lagi

Buku SBY Beredar di Purbalingga (via Kp2kknjateng's Blog)


sebaiknya dilihat dulu materi bukunya baru komentar…

Buku SBY Beredar di Purbalingga MEDIA INDONESIA.COM – Selasa, 08 Februari 2011   MI/Liliek Dharmawan/wt PURBALINGGA–MICOM: Buku-buku soal Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mulai beredar di SD dan SMP Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng), Senin (8/2). Peredaran buku-buku tersebut terkesan sembunyi-sembunyi. Buku soal SBY tersebut ada delapan item judul dan dibagikan kepada SD dan SMP masing-masing tiga eksemplar. Peredaran buku-buku SBY itu awalnya ditemukan o … Read More

via Kp2kknjateng's Blog

Pelanggaran ijin menara sinyal


Belum ada ijin sudah berdiri menara sinyal.

Menara sinyal meresahkan

 

Menara sinyal dapat memancarkan sinyal salah satu penyedia jasa untuk kepentingan bisnisnya agar sinyal yang dimiliki dapat secara maksimal diterima oleh konsumennya tetapi pada kenyataannya banyak yang belum melakukan perijinan pada wilayah setempat.

Berlokasi di atas mesjid perempatan Jalan Elang Raya yang ada di kewenangan Rt 04/ 01 Kel Garuda telah berdiri menara sinyal salah satu penyedia jasa telekomunikasi yang ijin awalnya adalah menempel di menara mesjid tetapi pada kenyataannya adalah di atas bangunan mesjid sehingga hal ini dirasakan menimbulkan keresahan di masyarakat karena belum ada sosialisasi pada masyarakat sekitarnya mengenai apa dan bagaimana dampak pendirian menara tersebut.

Sampai saat berita ini ditayangkan belum ada konfirmasi baik dari pengelola sinyal ataupun pemborong pada pengelola wilayah setempat sehingga dikhawatirkan akan adanya reaksi masyarakat nantinya terhadap pengelola menara sinyal karena dengan adanya menara sinyal yang baik akan menguntungkan banyak sekali bagi penyedia sinyal.

Musyawarah Rayon VIII Angkatan Muda Siliwangi


Musyawarah Rayon VIII Angkatan Muda Siliwangi ( AMS ) Kecamatan Andir

Musyawarah Rayon VIII

Angkatan Muda Siliwangi Kec. Andir.

Musyawarah Rayon VIII Angkatan Muda Siliwangi ( AMS ) Kecamatan Andir berlangsung tanggal 30 Januari 2011 di Hotel King’s  Garden Jl. Gardujati Bandung dimulai pukul 13.00 s.d 21.00 Wib. Yang hadir pada acara ini adalah peserta dari sub rayon yang ada di Kecamatan Andir seperti : Cempaka, Maleber, Garuda, Ciroyom, Andir dan Dungus cariang.

Acara dimulai dengan mendengarkan wangsit siliwangi yang berbunyi :

Wangsit Siliwangi

Pun !

Geus dipaheutkeun kunu Ngatur didituna
Yen kami kudu ngajagangan hiji mandala di Dua mangsa
Yen kami baris nitis deui dina wanci nu dipasinikeun
Yen kami kudu nyaksian turunna pulung ka Galunggung
Sabada nyaksian turunana pulung ka lebah Ciliwung ratusan taun ka tukang

Subaya mangsa kiwari geus ninggang diugana
Kiwari kami datang deui marengan nu datang make ngaran kami

– S I L I W A N G I –

Ngaran Kami , Ngaran Bihari
Kami – ngaran pancen jeung jiwa kami,

Hayang matuh dina sumsum balung aranjeun,
Hayang ngimah dina jiwa aranjeun.
Hayang nitipkeun ngaran kami – Siliwangi ka anak incu kami,
Jeung hayang supaya eta ngaran tetep di jaga saperti nu geus di jalankeun ku kami.
Kami datang deui dina ngaran, pancen jeung jiwa kami kana ngaran, pancen jeung jiwa aranjeun.
Geura tampa ieu kami,
Hei urang Pajajaran anyar.
Saestuna pancen kami, jiwa kami, nyaeta :
NYUNGKEMKEUN ACINING ASIH KALEMAH CAI
KU WENING ATI,
NGABAKTI JIWA RAGA KA NAGARA
KU BALUNGBANG RASA,
Jeung dimana engke simpay nagara pegat – kandaga – lante kandaga lante harayang ngaraja dewek ,
Geura gunakeun leungeun aranjeun binareng jeujeuhan.
Gupayan ku katresna, sugan nu ingkar daek eling daek mulang.
Jeung upama panggupay aranjeun teu dicumponan, kami nyaho yen leungeun aranjeun bisa di kuah – kieuhkeun bisa diusapkeun bisa dipeureupkeun !
Pun ! Geura pake ngaran kami – Siliwangi – ku aranjeun tapi omat ! masing bisa nyubadanannana, Masing bisa ngajagana, masing bisa ngajiwaannana.
Saestuna ngaran kami teh sarua jeung kami pribadi :
Boga suka jeung duka,
Seja jeng usaha.
Tapi inget !
Sing saha anak incu kami numake ngaran kami kalawan maksud nusuci maranehna meunang kapercayaan ti kami :
Sagala dukana baris ditungtungan ku sukana,
Sagala sejana baris di heueuhan ku Sanghiang bener,
Sagala usahana baris ditungtungan ku buahna, buah alaeunnana,
Jeung alaeun anak incuna.
Sabalikna,
Upama aya anak incu kami numake ngaran kami bari teu jeung wiwaha,
Boga seja jeung tekad nu nirca, atawa boga rasa ujub ku kaunggulan,
Kami seja narik kapercayaan kami, sarta upama aya mamala datang,
Tanggungan pribadina di bale balitungan
Ngaran kami montong dibabawa,
Ngaran kami montong dikotoran
Cag, sakieu wangsit ti kami – Siliwangi-
Geura bral,
Sing panjang natar lalakon kasmaran picaritaeun.

Acara dibuka oleh ki sepuh kang H. Sobar yang membuka secara gamblang sejarah AMS yaitu :

AMS berdiri pada tanggal, 10 November 1966 yaitu sejak penandatanganan “ Piagam AMS” . Berdirinya AMS bertepatan dengan Hari Nasional yaitu Hari Pahlawan dan sekaligus pada saat umat Islam memperingati hari “ Isra Mi’raj” jadi pada saat lahirmya AMS selain Bangsa Indonesia tengah menghayati makna kesejarahan para Pahlawan maka umat Islam diseluruh Duniapun tengah menghayati dengan khidmat , hikmah dari “ Perjalanan Agung” Rasullulah Muhammad S.A.W ketika menerima tugas dan kewajiban yang suci (Shalat) dari Allah SWT “ Sang Al Khaliq” .
Dari hal diatas maka setiap Kader AMS harus yakin bahwa kelahiran AMS mengandung nilai-nilai luhur yaitu mengemban misi melestarikan semangat serta cita-cita Pahlawan Bangsa serta tekad untuk tetap memegang Keimanan akan ajaran-ajaran Illahi demi tercapainya kebahagiaan Dunia Akhirat baik secara perseorangan maupun Bangsa secara keseluruhan..

– Motif berdirinya AMS , adanya keinginan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan terhadap ancaman dan gerakan kaum komunis yang telah menghianati bangsa Indonesia melalui Gerakan 30 September 1965 dan sekarang tentunya menggulirkan Reformasi yang bersifat menyeluruh sebagai koreksi terhadap Orde Baru. Selain itu adanya keinginan untukmenciptakan tatakrama kehidupan berbangsa dan bernegara secara Demokratis yang telah disimpangkan oleh Orde Lama pada saat itu serta keinginan untuk membentuk kepemimpinan Nasional yang jujur berilmu , cerdas berwibawa dan hormat bertanggung jawab kepada Rakyat.

– Tekad Pendirian Organisasi , adanya keinginan untuk lebih merapatkan barisan dalam rangka pengokohan “ Angkatan 66 “ sebagai Pelopor dan Komponen Vital perjuangan Orde Baru saat itu dan setelah tahun 1998 merapatkan barisan untuk Reformasi.

– Pernyataan berdirinya Organisasi, untuk melaksanakan dan mewujudkan motif serta tekad diatas maka para penandatangan Piagam AMS menyatakan “ Keberanian Moralnya” untuk membentuk suatu Organisasi yang menghimpun dan menyalurkan potensi Generasi Muda dari berbagai lapisan , dari desa hingga kota dalam suatu wadah yang disebut “ Angkatan Muda Siliwangi”

Sebagaimana yang tercantum dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Angkatan Muda Siliwangi, maka tujuan AMS adalah “ Mewujudkan Cita-Cita Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 dan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945 “ Untuk mencapai tujuan tersebut pada Anggaran Dasar AMS tercantum Tugas pokok sebagai berikut :

a. Membangun dan mengembangkan Organisasi sebagai Organisasi Kader dalam rangka menciptakan Kader Bangsa.
b. Membina potensi dan militansi AMS untuk selanjutnya diarahkan kepada usaha-usaha menciptakan wujud hidup masyarakat yang adil, sejahtera materil dan spiritual, demokratis berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
c. Menggalang solidaritas sesama kaum muda Indonesia khususnya dan memperkokoh persatuan dan kesatuan Bangsa pada umumnya.

Setelah acara tersebut dilanjutkan dengan acara rapat pleno sampai dengan pemilihan ketua terpilih periode 2011-2015 di Rayon Andir dan secara aklamasi menjadi ketua adalah ki lanceuk SUGIANTO yang telah menjabat ketua Rayon Andir sebelumnya adapun alasan dipilihnya beliau adalah karena telah terbukti memajukan AMS di Kecamatan Andir sehingga Andir patut diperhitungkan dalam kancah politik di Bandung.

 

Sugianto

Ketua terpilih AMS Rayon Andir

 

 

Selain itu juga terpilih Wanhat Andir Ki Lanceuk Edi Marwoto yang juga selaku Camat Andir sedangkan pengelola Exposenews.wordpress.com ( dody Iskandar,SH ) juga terpilih sebagai wakil sekretaris di AMS Rayon Andir.

Acara ini mendapat Apresiasi dari distrik dan Rayon yang lain karena Andir dapat mengadakan musyawarah Rayon di kelas Hotel.

 

INGGIT GARNASIH


RUMAH INGGIT GARNASIH
DIRESMIKAN JADI RUMAH SEJARAH

Pada Hari Kamis tanggal 23 Desember 2010 Pemerintah Provinsi Jawa Barat meresmikan bangunan cagar budaya yang beralamat Jl. Inggit Garnasih No. 8 ( Jl. Ciateul ) Bandung yang tujuannya adalah untuk dijadikan sumber inspirasi bagi para wanita Jawa Barat untuk lebih berperan dalam keluarga dan lingkungan.

Upaya pemprov melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menjadikan rumah tinggal Ibu Inggit Garnasih ini sebagai penghormatan pada pahlawan Indonesia sebagai suri tauladan bagi Indonesia.

Sosok Inggit Garnasih segabai sumber inspirasi yakni sikap ideologi serta kesederhanaan dan sifat bersahaja sebagai seorang perempuan yang dapat menjadikan spirit bagi suaminya.

Upaya pelestarian gedung bersejarah adalah untuk menghargai jasa-jasa pahlawan yang mendampingi Ir. Soekarno dalam pergerakan kemerdekaan tapi dapat menjadikan rumah ini sebagai sumber inspirasi bagi kaum wanita.

Sekarang rumah ini berfungsi sebagai museum sehingga dapat dikunjungi oleh khalayak ramai.

Rumah Inggit Garnasih

Inggit Garnasih


PESTA BUKU BANDUNG 2011


PESTA BUKU BANDUNG 2011

BUKU WISATA KEHIDUPAN

IKAPI ( Ikatan Penerbit Indonesia ) Jawa Barat bekerjasama dengan PEMKOT BANDUNG kembali mengadakan Pesta buku Bandung 2011 yang diselenggarakan pada tanggal 9 s.d 15 Pebruari 2011 di Landmark Convention Hall Jl. Braga No. 129 Bandung.

Pameran buku selalu menawarkan harapan dan gagasan baru bagi semua pihak, baik dari penerbit, pengarang, pemerintah, organisasi penerbit, maupun masyarakat perbukuan. Setidaknya semua pameran buku selalu beroriantasi kepada wisata buku; satu wisata ilmu yang memperluas wawasan bagi kehidupan.

Beranjak dari orientasi seperti itulah, IKAPI Jabar setiap tahun menggelar tiga pameran penting bagi insan penerbit dan masyarakat pencinta buku yakni Pesta buku Bandung, Islamic Book Fair dan Pameran buku Bandung. Selain itu juga ditambah dengan agenda baru yakni pameran buku di Kampus semacam Pameran Buku Diskon 2010 di Universitas Padjajaran Beberapa waktu yang lalu. Tujuannya adalah semata-mata memperkenalkan khasanah perbukuan dan kekuatannya dalam memosisikan ilmu sebagai wawasan penting kehidupan manusia. Bahkan dalam buku sastra wawasan itu banyak ditemui dalam warna lokal yang ada di dalam alur karyanya. Imaji yang didapat dalam sebuah buku itulah yang memperluas wawasan pembacanya dari imaji mereka beralih ke lisan, ke tulisan lagi, hingga akhirnya beralih ke tindakan dan pergerakan nyata berwisata melalui buku. Jadi, warna lokal sastra itu turut membantu orang-orang yang mencari keindahan lewat sastra dan keindahan dampak estetik psikologis sastra lewat dunia pariwisata.

Bila selama ini buku-buku turut membantu menjadi jembatan kerjasama untuk mengembangkan simbiosis mutualisme dunia perbukuan, pendidikan dan pariwisata, maka ajang Pesta Buku Bandung 2011 adalah sarana yang tepat untuk berpromosi bagi para penerbit dan penulis serta masyarakat perbukuan, apalagi tujuan semakin kokoh memperkuat buku sebagai sarana wisata ilmu bagi kehidupan masyarakat modern

Akhirnya partisipasi positif berbagai pihaklah yang menjadikan pesta buku kali ini semakin meriah.

Dalam gambat tampak ketua pameran H. Hasan Sagita ( Tengah ) didampingi Koordinator Acara Ir. H. Sumbodo ( kiri ) dan koordinator lelang stan Hj. Rema Karyanti S,Dra ( Kanan ). saat melakukan pelelangan stan di Gd. Landmark Jl. Braga No. 129 Bandung beberapa waktu yang lalu.

LAUNCHING STAN

UNPAD PESTA BUKU DISKON 2010


PESTA BUKU DISKON 2010

 

Pesta Buku diskon 2010 UNPAD,IKAPI dan PEMKOT BANDUNG

 

 

Dibandingkan dengan pelbagai sarana canggih penyebar informasi yang ditemukan pada zaman modern ini, buku merupakan salah satu sarana informasi dan pengetahuan paling tua dan paling unik, dan memiliki tempat istimewa dalam sistem nilai masyarakat. Meskipun sekarang kita telah hidup ditengah tengah era informasi elektronik yang melahirkan televisi, internet dan media elektronik lainnya, buku merupakan kekuatan budaya yang tidak terkalahkan. Menurut Jalaludin Rakhmat, kelebihan buku mampu menjembatani sejarah, memberikan kedalaman, menyajikan informasi terpercaya, dan mudah dibawa kemana-mana. Semua kelebihan buku tersebut terkadang tidak dimilki oleh sarana penyebar informasi canggih abad ini.

Untuk menjembatani kesenjangan antara masyarakat yang memerlukan buku murah, dan penerbit yang senentiasa melakukan terobosan pasar agar bukunya laku terjual maka event ini adalah ajang yang baik dimana dapat bertemu para distributor-distributor dari dalam dan luar jawa barat.

Universitas Padjajaran bersama IKAPI Jawa Barat mengadakan Pesta Buku Diskon ini agar mengenalkan masyarakat pada dunia buku serta menginformasikan bahwa UNPAD ada untuk Masyarakat.

Acara ini dselenggarakan pada
Tgl : 13 s.d 17 Desember 2010
Tempat : Graha Sanusi Hardjawinata
Alamat : Jl. Dipati Ukur 35 Bandung
Waktu : Jam 09.00 s.d 21.00 wib

Acara ini terselenggara berkat kerjasama antara IKAPI JAWA BARAT dan UNIVERSITAS PADJAJARAN serta didukung penuh oleh PEMKOT BANDUNG.

MASUK LOKASI GRATIS !!!!!! dan BANYAK ACARA MENARIK YANG DISAJIKAN DI PANGGUNG ACARA.

SIMBIOSA REKATAMA MEDIA HADIR NO. STAN 51 MENYAJIKAN BUKU-BUKU KOMUNIKASI,JURNALISTIK,PR,AGAMA,REMAJA DAN UMUM.

UNPAD PESTA BUKU DISKON 2010

Previous Older Entries Next Newer Entries

%d blogger menyukai ini: