INGGIT GARNASIH


RUMAH INGGIT GARNASIH
DIRESMIKAN JADI RUMAH SEJARAH

Pada Hari Kamis tanggal 23 Desember 2010 Pemerintah Provinsi Jawa Barat meresmikan bangunan cagar budaya yang beralamat Jl. Inggit Garnasih No. 8 ( Jl. Ciateul ) Bandung yang tujuannya adalah untuk dijadikan sumber inspirasi bagi para wanita Jawa Barat untuk lebih berperan dalam keluarga dan lingkungan.

Upaya pemprov melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menjadikan rumah tinggal Ibu Inggit Garnasih ini sebagai penghormatan pada pahlawan Indonesia sebagai suri tauladan bagi Indonesia.

Sosok Inggit Garnasih segabai sumber inspirasi yakni sikap ideologi serta kesederhanaan dan sifat bersahaja sebagai seorang perempuan yang dapat menjadikan spirit bagi suaminya.

Upaya pelestarian gedung bersejarah adalah untuk menghargai jasa-jasa pahlawan yang mendampingi Ir. Soekarno dalam pergerakan kemerdekaan tapi dapat menjadikan rumah ini sebagai sumber inspirasi bagi kaum wanita.

Sekarang rumah ini berfungsi sebagai museum sehingga dapat dikunjungi oleh khalayak ramai.

Rumah Inggit Garnasih

Inggit Garnasih


Iklan

PESTA BUKU BANDUNG 2011


PESTA BUKU BANDUNG 2011

BUKU WISATA KEHIDUPAN

IKAPI ( Ikatan Penerbit Indonesia ) Jawa Barat bekerjasama dengan PEMKOT BANDUNG kembali mengadakan Pesta buku Bandung 2011 yang diselenggarakan pada tanggal 9 s.d 15 Pebruari 2011 di Landmark Convention Hall Jl. Braga No. 129 Bandung.

Pameran buku selalu menawarkan harapan dan gagasan baru bagi semua pihak, baik dari penerbit, pengarang, pemerintah, organisasi penerbit, maupun masyarakat perbukuan. Setidaknya semua pameran buku selalu beroriantasi kepada wisata buku; satu wisata ilmu yang memperluas wawasan bagi kehidupan.

Beranjak dari orientasi seperti itulah, IKAPI Jabar setiap tahun menggelar tiga pameran penting bagi insan penerbit dan masyarakat pencinta buku yakni Pesta buku Bandung, Islamic Book Fair dan Pameran buku Bandung. Selain itu juga ditambah dengan agenda baru yakni pameran buku di Kampus semacam Pameran Buku Diskon 2010 di Universitas Padjajaran Beberapa waktu yang lalu. Tujuannya adalah semata-mata memperkenalkan khasanah perbukuan dan kekuatannya dalam memosisikan ilmu sebagai wawasan penting kehidupan manusia. Bahkan dalam buku sastra wawasan itu banyak ditemui dalam warna lokal yang ada di dalam alur karyanya. Imaji yang didapat dalam sebuah buku itulah yang memperluas wawasan pembacanya dari imaji mereka beralih ke lisan, ke tulisan lagi, hingga akhirnya beralih ke tindakan dan pergerakan nyata berwisata melalui buku. Jadi, warna lokal sastra itu turut membantu orang-orang yang mencari keindahan lewat sastra dan keindahan dampak estetik psikologis sastra lewat dunia pariwisata.

Bila selama ini buku-buku turut membantu menjadi jembatan kerjasama untuk mengembangkan simbiosis mutualisme dunia perbukuan, pendidikan dan pariwisata, maka ajang Pesta Buku Bandung 2011 adalah sarana yang tepat untuk berpromosi bagi para penerbit dan penulis serta masyarakat perbukuan, apalagi tujuan semakin kokoh memperkuat buku sebagai sarana wisata ilmu bagi kehidupan masyarakat modern

Akhirnya partisipasi positif berbagai pihaklah yang menjadikan pesta buku kali ini semakin meriah.

Dalam gambat tampak ketua pameran H. Hasan Sagita ( Tengah ) didampingi Koordinator Acara Ir. H. Sumbodo ( kiri ) dan koordinator lelang stan Hj. Rema Karyanti S,Dra ( Kanan ). saat melakukan pelelangan stan di Gd. Landmark Jl. Braga No. 129 Bandung beberapa waktu yang lalu.

LAUNCHING STAN

%d blogger menyukai ini: