INGIN DIKEJAR KEKAYAAN ?


BAGAIMANA ANDA MENJADI DIKEJAR KEKAYAAN, POPULARITAS DAN JABATAN ?
Telah terbit buku Karya EDI SUSANTO yang membuka pencerahan bagi nfinancial kita semua. penasaran ?
baca lengkapnya dalam buku ini.

100 pikiran yang mencerahkan

PRIBADI DAHSYAT,SUKSES DAN PROFESIONAL


PAMERAN BUKU BANDUNG 2010

Peserta Talkshow Motivasi 2010

 

Pada Tanggal 7 Agustus 2010 telah dilaksanakan acara TALKSHOW TERDAHSYAT 2010 dengan menghadirkan :

FREEDY, EDI dan RAHAYU S PURNAMI.

- Freedy Faldi Syukur ( Master Hypnoteaching dan NLP )
- Edi Susanto ( Master motivator Financial dan Entrepreneur)
- Rahayu S Purnami ( Master konsultan kepribadian dan SDM

Banyak sekali pengunjung yang hadir sehingga mereka sangat penasaran dengan acara tersebut. Dalam waktu dekat ini rencananya akan dilaksanakan workshop mengenai entrepreneur, NLP dan Pengembangan keribadian.

Apabila anda harus memilih kira-kira workshop mana yang menarik buat anda ?

Silahkan kirim komentar anda….

MEMBANGUN KARAKTER PROFESIONAL


Judul Buku : MEMBANGUN KARAKTER PROFESIONAL
Penulis : Rahayu S Purnami
Penerbit : Simbiosa Rekatama Media
Harga : Rp …………………….

Sinopsis Buku :
Pada awalnya kita terlahir dengan potensi yang sangat luar biasa. Sebagai manusia yang terlahir dengan derajat jauh lebih tinggi dibanding dengan makhluk yang lainnya. Namun dalam perjalanan hidupnya menjadi malas, enggan membaca, berhenti belajar karena menganggap belajar hanya di institusi formal, menunda-nunda, rakus, egois, susah bekerjasama, sibuk dengan mencari kekurangan orang lain, boros, mau menang sendiri, suka mengeluh, mudah putus asa, senang kalau melihat orang lain sengsara, sedih kalau melihat orang lain senang, merasa kurang terus, mengikuti hawa nafsu, mengejar jabatan dengan menghalalkan segala cara termasuk ketenaran dan kekayaan, merasa pintar, mencari dan mengambil jalan pintas tanpa bersedia menjalani proses, berfikir hanya untuk jangka pendek saja. Apabila perilaku-perilaku tersebut berulang-ulang akhirnya akan menjadi kebiasaan dan apabila dikerjakan secara terus menerus akan menjadi karakter yang melekat pada diri seseorang. Hasil akhirnya adalah semakin tua kualitasnya justru semakin menurun. Apakah orang seperti itu ada?

Bayi yang sangat lemah namun memiliki kekuatan yang sangat dahsyat, potensi dan kecerdasan yang siap untuk diasah dan dimanfaatkan serta dioptimalkan. Seiring bertambahnya usia, ia senantiasa mengasah kepekaan dan kepedulian kepada lingkungan dan sesamanya, menambah ilmu, berlatih, menambah wawasan, mencoba hal –hal yang baru, membantu orang lain, pantang mengeluh, bangkit dari kejatuhan, bekerjasama dengan orang lain, rendah hati, memiliki mentalitas yang berkelimpahan, melayani, amanah, pantang menunda-nunda, adil, menahan hawa nafsu, pantang menyakiti orang lain. Walaupun bisa jadi secara materiil tidak begitu menonjol tapi secara kualitas manusia semakin membaik. Semakin tenang dan bersungguh-sungguh menjalani hidup ini sebagai sarana mengumpulkan bekal yang sebanyak-banyaknya untuk perjalanan kehidupan selanjutnya. Kehadirannya senantiasa membawa kemanfaatan. Walau secara fisik semakin menurun kualitasnya namun secara ruhani semakin indah pribadinya, semakin menjadi orang besar.

DIAGNOSA

Kualitas bangsa tentu tidak terlepas dari kualitas individu rakyatnya baik sebagai rakyat maupun pemimpin. Menurut saya, dari hasil mengamati dan berpikir ada tujuh hal besar yang menjadi penyebab dan membutuhkan kerja keras untuk mengatasinya secara menyeluruh mengapa kita tidak segera “tinggal landas” seperti jargon yang sangat terkenal di era orde baru tapi justru “tinggal di landasan”, bukan hanya jalan ditempat bahkan justru mengalami kemunduran.

1. Kurang percaya diri

Mentalitas ini ditandai dengan tidak bangga pada hasil karya sendiri. Bagaimana bisa meyakinkan orang lain kalau dengan dirinya sendiri saja tidak yakin. Mudah heran dan terkagum-kagum dengan produk buatan orang lain. Sangat bangga kalau mengatakan barang yang dipakai adalah “luar punya” bukan buatan sendiri. Kurang berani tampil beda, artinya senang mengikuti tren. Saya teringat di salah satu pidato Bung Karno, beliau menyampaikan supaya kita bisa menjadi seperti burung elang, walaupun sendirian dia berani terbang mengangkasa dengan gagah berani. Jangan seperti bebek yang kesana-kemari harus selalu bersama-sama, makanya kemudian muncul istilah ”membebek” untuk menggambarkan orang yang harus selalu bersama-sama tidak berani sendirian. Yang lebih berbahaya adalah biasanya bebek-bebek tersebut ada yang menggembalakan, kesana kemari mengikuti instruksi dari penggembala. Apa jadinya bila hidup kita harus senantiasa dikendalikan oleh orang lain dan harus menunggu orang lain untuk memiliki keberanian melakukan tindakan. Kurang percaya diri ini juga akhirnya mengarah pada kecenderungan percaya kepada mistis untuk meningkatkan kepercayaan diri.

2. Tidak berpikir jangka panjang

Berpikirnya bersifat jangka pendek. Instan, cepat saji. Berpikir hanya untuk dirinya sendiri. Enggan bermimpi, enggan mencoba berkreasi, enggan menjalani proses terlebih yang bersifat jangka panjang alias malas. Enggan memikirkan dampak jangka panjang dari tindakan yang diambil sehingga tanpa disadari menghasilkan kerugian dan kerusakan tidak hanya untuk jangka pendek tapi juga jangka panjang. Ingin segera menikmati, cepat bersenang-senang, berpesta dan memiliki simbol-simbol kemewahan. Dalam sebuah riwayat diceritakan seorang bapak tua sedang menanam biji kurma, orang yang sedang lewat menertawakan, untuk apa menanam pohon sedangkan hidupnya hanya tinggal sementara dan tidak akan sempat menikmati hasilnya. Orang tua tersebut menjawab kalau saya tidak bisa menikmati, generasi selanjutnya yang akan menikmati. Apabila kita perhatikan hukum alam bercocok tanam, dari menabur biji hingga berbuah untuk siap dinikmati, tanaman membutuhkan waktu. Bahkan buah yang matang di pohon akan jauh lebih enak rasanya daripada hasil peraman, walaupun waktunya lebih cepat. Apabila diperhatikan makanan yang cepat saji seringkali gizinya pun sangat rendah bahkan dalam jangka panjang bersifat merusak. Lebih menyukai membeli daripada membuat. Lebih bangga ”konsumtif” padahal seperti yang saya baca di buku membangun karakter bank Indonesia, orang yang konsumtif adalah orang yang tidak memiliki karakter.

3. Kurang memiliki kesatuan tindakan yang penuh keberanian.

Tidak membentuk barisan yang kokoh dalam melangkah, bergerak masing-masing. Ingin menjadi pahlawan. Semua ingin menjadi pemimpin padahal ibarat pasukan pasti ada pemimpin dan yang dipimpin. Keburukan yang terorganisir akan lebih berhasil dibandingkan dengan kebaikan yang tidak terorganisir.

4. Cepat merasa puas.

Mentalitas seperti ini terlihat pada keengganan untuk melakukan perbaikan yang bersifat terus menerus baik dalam hal keilmuan maupun proses. Dalam istilah manajemen disebutkan continuous improvement, continuous learning. Adanya kecenderungan tidak mau beranjak dari comfort zone. Tidak mau menantang diri sendiri untuk menghasilkan yang lebih baik.

5. Hilangnya rasa malu.

Tidak Malu melihat orang lain sengsara. Tidak Malu melihat orang lain tertindas. Tidak Malu menerima lebih dari yang diusahakan. Tidak Malu memanfaatkan fasilitas umum untuk kepentingan sendiri. Tidak Malu kalau tidak memberikan dan melakukan yang terbaik. Tidak Malu berhutang apalagi untuk digunakan bersenang-senang.

6. Melunturnya kepekaan dan kepedulian

Apabila ada yang berpendapat bahwa masyarakat Indonesia memiliki kecenderungan egois sepertinya disebabkan karena :

• Anggapan bahwa kita boleh berbagi kalau kita sudah cukup atau telah berlebihan. Sehingga ukurannya menjadi tidak jelas dan menjadi semacam excuse. Bagaimana saya mau menolong kalau diri sendiri saja masih kurang. Padahal ukuran cukup disini tidak ada ukuran yang jelas, cukup menurut si A belum tentu cukup menurut si B.
• Mentalitas berkekurangan scarsity mentalism. Merasa kurang sehingga enggan atau sayang untuk berbagi.
• Adanya anggapan bahwa dia sudah bekerja keras untuk memperjuangkan hasil yang diperolehnya sehingga menjadi teramat sayang untuk dibagikan.
• Kekhawatiran akan masa depan sehingga menimbun berlebihan supaya tidak kekurangan di masa yang akan datang.

7. Ambivalensi tradisional dan profesional

Di satu pihak kita menuntut profesionalisme, namun di pihak lain unsur tradisi masih dipegang. Seperti dalam pemberian parsel yang jumlahnya sudah tidak wajar, secara tradisi itu merupakan bentuk ucapan terimakasih dan penghormatan, namun secara profesional hal tersebut bisa dianggap ada unsur korupsinya. Atau dalam pengangkatan pemimpin yang menghormati senioritas sedangkan dalam hal kemampuan sangat tidak mendukung.

MEMBANGUN KARAKTER PROFESIONAL
Identitas sebagai seorang “profesional” merupakan identitas baru yang diinginkan melekat pada diri seseorang setelah menyelesaikan serangkaian tahap belajar. Siapakah seorang “profesional” ini? Menurut Wikipedia, seorang profesional adalah seseorang yang menawarkan jasa atau layanan sesuai dengan protokol dan peraturan dalam bidang yang dijalaninya dan menerima gaji sebagai upah atas jasanya. Orang tersebut juga merupakan anggota suatu entitas atau organisasi yang didirikan sesuai dengan hukum di sebuah negara atau wilayah. Meskipun begitu, seringkali seseorang yang merupakan ahli dalam suatu bidang juga disebut “profesional” dalam bidangnya meskipun bukan merupakan anggota sebuah entitas yang didirikan dengan sah. Sebagai contoh, dalam dunia olahraga terdapat olahragawan profesional yang merupakan kebalikan dari olahragawan amatir yang bukan berpartisipasi dalam sebuah turnamen/kompetisi demi uang.

Mau tahu lebih lengkapnya ????
Hadirilah Talkshownya pada hari Sabtu 07 Agustus 2010 jam 12.30 s.d 15.00 di Landmark Convention hall Jl. Braga No. 129 Bandung. Acaranya Gratis dengan registrasi peserta caranya :
Ketik : PBB # Nama # Profesi # Instansi

ke 022-76697476

Catatan : Tempat sangat terbatas.

100 Pikiran yang mencerahkan dan memperkaya hidup


100 Pikiran yang mencerahkan dan memperkaya hidup

Penerbit : Simbiosa rekatama media
Harga :
Terbitan : Juli 2010
Penulis : EDI SUSANTO

Ingin dikejar kekayaan ?

Kekayaan bukan merupakan tujuan, melainkan kendaraan untuk mengantarkan manusia kepada Tuhan. Kekayaan bisa memuliakan hidup jika dimilikin oleh orang yang tercerahkan atau bisa menghinakan jika dimiliki oleh orang yang belum tercerahkan.
Sebuah pengumpamaan dunia : Uang, Jabatan dan popularitas adalah BAYANGAN yang jika dikejar akan lari. Kualitas pribadi anda adalah BENDA.Memberikan manfaat dan memuliakan kehidupan orang lain adalah berkas cahaya. Sumber cahaya-nya adalah TUHAN. Dekatkan Benda ke sumber Cahaya melalui berkas cahaya.Niscaya Bayangan akan mengikuti benda. Artinya dekatkan pribadi anda dengan berkualitas kepada TUHAN dengan memberikan manfaat dan memuliakan orang lain, maka uang, jabatan dan popularitas akan mengikuti anda dengan sendirinya. Inilah hukum Alam yang sudah PASTI kebenarannya.Inilah RAHASIA AGAR DIKEJAR UANG, JABATAN dan POPULARITAS.
Namun, Realitas yang ada adalah sebagian besar orang menghabiskan hidupnya untuk mencari uang. Antara yang dicari dan yang mencari, siapa yang lebih berharga? Sahabat yang powerful, Izinkan EDI SUSANTO untuk mengingatkan anda, jangan rendahkan keberhasilan anda dengan mencari uang. Hiasi hidup anda dengan memberikan manfaat lebih dan memuliakan kehidupan lebih banyak orang, maka uang akan mencari anda.
Melalui buku ini, mari bersama-sama kita pahami, selami dan jalani hidup dengan menghidupkan pikiran-pikiran yang mampu untuk mencerahkan dan memperkaya hidup.
Selamat membaca sahabatku yang powerful.

KOMUNIKASI DAKWAH


KOMUNIKASI DAKWAH

Buku dapat diperoleh di Gunung Agung, Gramedia, Rumah buku, Kurnia agung, Kharisma, Sosial Agency, Togamas.

Komunikasi Dakwah

Secara istilah, dakwah mengajarkan nilai-nilai Islam kepada masyarakat luas. ajaran Islam dan nilai-nilainya disajikan dengan menjelaskan kepada masyarakat agar mereka dapat memahami, menyetujui kandungan pesannya, dan mengamalkannya. Dakwah berupaya untuk membawa masyarakat kearah kebajikan yang dinamis dan seimbang dengan menegakkan serta menyempurnakan kepribadian yang berakhlakul karimah. Dakwah merupakan suatu proses internalisasi, transmisi, difusi, institusionalisasi dan transformasi islam yang melibatkan, antara lain komunikator dakwah (dai), komunikasi dakwah(mad’u),pesan, konteks dan respons untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik. selamat di dunia dan akhirat.

Dalam buku ini juga mengupas :
- komunikasi persuasi
- Dakwah Islam
- Pengertian dan komponen komunikasi dakwah
- Komunikasi dakwah pada tatanan pribadi dan kelompok
- Komunikasi dakwah pada tatanan publik
- media komunikasi dakwah.

Info lengkap hubungi : Dody Iskandar
Tlp : 022-76697476

Penulis : DR. bambang S. Ma’arif

JURNALISTIK INDONESIA


JURNALISTIK INDONESIA

 

Penulis : AS HARIS S

Penerbit : SIMBIOSA REKATAMA MEDIA

Info : Dody ( 02276697476)

Kata Pengantar

Saya merasa tersanjung . Tapi , Jujur saja , Bahagia Saya . Kata Saya guru , Prof Dr KH Jalaluddin Rakhmat , Bahagia adalah pilihan berlangganan saya . Kebahagiaan hubungi untuk Artikel sesuatu Yang datang kepada Kita Di Luar kemampuan Kita . Kita Bahagia Memilih untuk Artikel Artikel . Memilih untuk Artikel Kami menjadi Bahagia . Bahagia , menyenangkan perasaan Yang yakni , adalah emosi positif , emosi negatif adalah sedih Dan ( Rakhmat , 2004:106 ) . Dan Saya merasa tersanjung Bahagia , KARENA beberapa alasan Yang Saya anggap Masuk akal untuk Artikel , hubungi Danijel Dan Dibuat - artifisial buat .
Pertama , Buku Saya terdahulu , Menulis Artikel Dan Tajuk Rencana ( Oktober 2004) , ternyata mendapat Sambutan hangat MENGGUNAKAN pembaca Di seluruh Indonesia . Saya menerima ratusan pesan singkat yang mirip : model pendekatan ( sms ) MENGGUNAKAN berbagai kota . Sebagian Besar berisi pujian isi Buku Atas ITU . English Bahasa Dari Semarang , DKI Tengah , misalnya , seorang pembaca doa mengungkapkan sudah sedangkan seperti Tahun Buku Yang Saya tulis menunggu . Bayangkan ! Sejumlah Dosen , Tanpa diminta memberitahukan Buku Buku Saya telah dijadikan Wajib Di kampusnya . Sebagian Yang berbaring , Saran Dan berisi masukan , termasuk permohonan agar Saya bersedia menunjukkan Permasalahan Alamat Penerbit Buku mencarikan Yang sudah lama diimpikannya . Tapi , juga ADA , Yang kena Pajak Penghasilan Dan menyatakan Saya terharu membaca fragmen sedih perjalanan Hidup . Mereka , umumnya mahasiswi Yang mungkin jatuh iba kepada Saya .
Kedua , Saya dapat melunasi Utang Janji kepada para Mahasiswa Saya Dan Jaksa juga kepada para pembaca Buku Saya terdahulu . Bulan enam sekali Saya katakan , Buku Terbit ITU Pajak Penghasilan kena , Buku - Buku seri jurnalistik Pokok bahasan Artikel Baru Sangat dibutuhkan Mahasiswa yang, Umum Dan juga , akan keanaeragaman keanaeragaman hadir mengunjungi pembaca ? Berlangganan masih berlangsung . Saya mohon doa Restu . Buku Jurnalistik Indonesia Bisa Terbit Suami ternyata tepat waktu . Saya bersyukur . Buku inisial , memang ditulis perasaan ketika sedang Saya Sangat Bahagia . Emosi positif Sangat menguasai Diri Saya . Bukankah tidak Ada Pagar Tinggi kebahagiaan bagi penulis kecuali apabila karyanya banyak dibaca Dan Siddharta Oleh diterima ?
Bahagia sedang menyelimuti perasaan Ketika Diri Saya merasuk , tiba - tiba Bencana Yang Sangat Dahsyat ITU pun datang . Apalagi untuk Artikel hubungi Dan kalau gempa Gelombang Tsunami Di Aceh Dan Sumatera Utara , Minggu Pagi 26 Desember 2004? Semua luluh lantak . Semua terpana . Orang tewas Benar - benar mengerikan : 150 ribu , ribuan Lainnya Hilang Dan Jaksa Aceh Jadi Lautan Sampah reruntuhan . Diperlukan waktu sedikitnya 10 Tahun Ke Aceh untuk Artikel Artikel mengembalikan kondisi semula . Tapi , mungkinkah ratusan ribu Yang telah kehilangan Anak , isteri , suami , ayah , ibu , Saudara Dan ITU Danijel kerabatnya , memperoleh Pajak Penghasilan kena 10 Tahun Dilaporkan orangutan Orang Yang Sangat dicintainya ? Mustahil .
Aceh tersayat . Aceh terluka . Aceh Merana . Duka Aceh duka Indonesia . Duka Kita Bersama . Bahkan Semua Bangsa jatuh iba . Bantuan kemanusiaan pun mengalir MENGGUNAKAN mana - mana , masih berlangsung ? Berlangganan Hari , ? Berlangganan saat masih berlangsung .  Semua bahu - membahu . Siapa pun Yang sudah terbujur Kaku , permainan Kata APA Yang sudah Jadi abu Dan Debu , diharapkan setidaknya dapat dikenang dalam kalbu . Janganlah Kita Dibuat terpaku . Tangis kesedihan Dan penderitaan boleh saja ditampakkan tetapi , Hari esok harus diisi Dibuat Dan berarti .

( SINOPSIS
Buku Jurnalistik Indonesia )

Aceh . Minggu Pagi , 26 Desember 2004. Secara Tak terduga , tiba - tiba , Perdana cepat Perdana begitu , gempa Dan Gelombang tsunami datang ITU , mengerang , menerjang .  Semua luluh lantak .semua terpana . Benar - benar mengerikan : 150 ribu Orang tewas dalam sekejap . Ribuan Lainnya Hilang . Aceh Jadi Lautan Sampah reruntuhan . Aceh tersayat . Aceh terluka . Aceh Merana . Duka Aceh duka Indonesia . Duka Kita Bersama . Bahkan * * Semua Bangsa jatuh iba . Bantuan kemanusiaan pun mengalir MENGGUNAKAN mana - mana . Hari ? Berlangganan masih berlangsung . ? Berlangganan saat masih berlangsung . * * Semua bahu - membahu . Siapa pun Yang sudah terbujur Kaku , permainan Kata APA Yang sudah Jadi abu Dan Debu , dapat diharapkan dalam kalbu dikenang . Janganlah Kita Dibuat terpaku . Tangis kesedihan Dan penderitaan boleh saja ditampakkan tetapi , Hari esok harus diisi Dibuat Dan berarti .

Proses  Semua ITU , dinyatakan dalam Siaran Berita Dan fitur media massa . Danijel Suka tidak Suka , Berita telah menjadi saksi Permasalahan Duta Setia Kita memucat . IA selalu Bersama Kita . Kita berada  sedangkan Di sekeliling .  sedangkan muncul dalam surat Kabar . sedangkan merambah halaman - halaman dalam tabloid .  sedangkan aneka warna dicetak dalam berbagai Majalah .  sedangkan menyelinap lewat radio Gelombang , asam Di gunung Dan Di Lembah Di, Laut Dan Di debet debit sungai . IA selalu hadir dalam Televisi Layar - Layar kaca .  sedangkan Masuk Ke Ruang - Ruang Pribadi MENGGUNAKAN Pagar Diri Dan Keluarga Kita . Berita hadir Di mana - mana . Tentang Kita Danijel Tentang siapa mereka : entah . Kita melaporkan kepada  sedangkan dalam 24 jam sehari , seminggu dalam Tujuh Hari .

Lalu mengapa fitur ? Berita adalah peristiwa Fakta Tentang Kurs Dilaporkan ( Berita kurs kembali ) . Teknik Yang digunakan : melaporkan ( untuk Artikel melaporkan ) . Sedangkan fitur Danijel adalah Cerita Kisah Fakta mengenai peristiwa ( Berita ) . Teknik Yang digunakan : mengisahkan ( Cerita ) . Berita hanya untuk Artikel Artikel Kita mengisi kepala ( kognitif ) , sedangkan fitur juga dimaksudkan untuk Artikel Artikel menyemaikan benih - benih kebajikan dalam dada Kita ( afektif ) . Kita lebih banyak menangisi Tragedi Tsunami Aceh untuk Artikel hubungi KARENA Berita Yang hanya melaporkan Fakta peristiwa , angka - angka , statistik , kuantitatif , Kaku Yang sesuatu , Kering , formal , Langsung tembak . Kita sampai banjir Udara mata duka , KARENA sajian fitur Yang menusuk Hati Kita, Kita perasaan , terdalam Kita PADA Aspek - Aspek kalbu . Kita tersentuh . Kita luruh . Sebagian bahkan rubuh Runtuh . Trauma .

Buku seri jurnalistik ditulis inisial memenuhi kebutuhan terutama untuk Artikel Artikel Dan permintaan para Mahasiswa jurnalistik , kehumasan ( public relations ) , penyiaran , Ilmu KOMUNIKASI , dakwah , praktisi media massa , praktisi Humas , Dosen , Guru Dan Jaksa siapa saja mendambakan Buku - Buku Yang berbobot PANDUAN Artikel Baru akademis jurnalistik harga ekonomis . Artikel Baru ditulis inisial Buku hd paduan seorang akademis , Jurnalis , cerpenis sekaligus Artikel Baru . Memikat , lincah , Segar , Mudah dicerna . Membangkitkan motivasi sekaligus mengembangkan Inspirasi Dan imajinasi .

rs . A.S. Haris Sumadiria , M. Si , adalah Dosen Jurusan Jurnalistik Fakultas Dakwah Ketua Dan IAIN SGD Bandung .sedangkan alumni Jurusan Ilmu Jurnalistik Fakultas KOMUNIKASI ( S1 ) dan Program Pascasarjana Kajian Ilmu KOMUNIKASI Universitas Padjadjaran ( S2 ) . IA seorang penulis , kolumnis , novelis , Jurnalis Dan sekaligus . Sebagai akademisi , IA kerap menjadi pemateri dalam berbagai seminar , simposioum , Lokakarya Pelatihan Dan Jaksa bidang KOMUNIKASI , jurnalistik , Dan kehumasan . Sebagai pendidik  , sedangkan anggota Tim Asesor BAN PT . Sebagai konsultan KOMUNIKASI ,  sedangkan Aktif melakukan pendampingan Masyarakat Di DKI Dan Bali.

Ingin Tahu inisial Buku lengkapnya hubungi : Dody Iskandar / Simbiosa Rekatama Media
Proses * * Semua ITU , dinyatakan dalam Siaran Berita media massa . Danijel Suka tidak Suka , Berita telah menjadi saksi peristiwa duka Setia Permasalahan Yang Kita Pagar .  sedangkan dalam surat Kabar muncul , dalam halaman - halaman tabloid merambah Dan Jaksa Penuh Majalah dicetak dalam berbagai warna . mengendap - endap IA Dan menyelinap lewat radio Gelombang , asam Di gunung Dan Di Lembah Di, Laut Dan Di debet debit sungai . IA selalu hadir dalam Televisi Layar - Layar kaca .  sedangkan Masuk Ke Ruang - Ruang Pribadi MENGGUNAKAN Pagar Diri Dan Keluarga Kita . Di Ruang Tamu . Di Ruang Makan . Di Tempat Tidur . Bahkan sekalipun Di Tempat - Tempat Pertemuan . Berita Singkat Kata , hadir Di mana - mana . Kita melaporkan kepada AGLOCO sedangkan dalam 24 jam sehari , seminggu dalam Tujuh Hari .
Berita , sebagian untuk Artikel Artikel , membawa Bahagia Kita telah . Tetapi , sebagian untuk Artikel Lagi Artikel , Berita telah menyeret untuk Artikel Artikel Kita hanyut kesedihan Dalam, penderitaan , penyesalan Dan bahkan Jaksa luapan kemarahan kekesalan Permasalahan . Berita Bahagia Jika membawa emosi positif , Maka yang bernuansa Yang bernuansa Berita duka Dan Bencana melahirkan emosi negatif . Proses Suami Terus terjadi , datang silih - berganti . Berita Dampak terhadap kehidupan Kita, memang biasa dengan Artikel Baru Luar . Tetapi , bagaimana Berita - Berita ITU dicari , digali , ditulis , disiarkan media massa Ke MENGGUNAKAN menit menit , selai selai Ke , Hari Ke Hari , Pekan Ke Pekan ? Siapa Yang berada Di Balik pemuatan , penyiaran , penayangan Dan Berita - Berita ITU ? Kapan untuk Artikel Artikel Dan mereka melakukan * * Semua ITU APA ? Adakah motivasi , aturan Dan Jaksa Permasalahan moral IKATAN - IKATAN profesional Yang mengikat mereka dalam aktivitas jurnalistik tersebut ? Buku inisial berusaha , menjawabnya Artikel Baru tuntas .
Artikel Baru Sesuai Teori jurnalistik , diberi inisial Judul Buku : P provokatif : Jurnalistik Indonesia : Menulis Berita Fitur Dan. Judul Artikel Baru ditulis merujuk PADA hd bahasa prototo totem : seluruh untuk Artikel Artikel sebagian . Seluruh , KARENA Yang ditonjolkan adalah jurnalistik Indonesia . Sebagian , KARENA Pokok bahasan dikupas tuntas adalah filosofi Yang , Teori , Pengembangan Pengembangan strategi , kiat penulisan fitur Teknik Dan Berita Dan. Saya sengaja menonjolkan Nama Dan Jurnalistik Indonesia KARENA beberapa alasan pertimbangan .
ditulis Buku Pertama , secara filosofis , Suami Oleh Orang Asli Indonesia , diasumsikan dibaca Oleh sedikitnya 95 persen Orang Indonesia , media massa menyentuh Tentang Yang Terbit Dan mengudara Di Indonesia , membahas berbagai Permasalahan Dan Aspek teoretis praktis norma – norma Tentang diakui Yang jurnalistik , berlaku , Di Indonesia Dan dihormati . Jadi , Saya Tak membahas jurnalistik Tentang Wesel Ekspor Di Tengah tidak , juga Di Rusia Dan eropa . Dalam Buku Aspek inisial , teoretis praktis Dan ITU , lebih banyak difokuskan kepada bagaimana menggali dan Jaksa Jaksa mengolah fitur menulis Berita Dan. Bila Buku terdahulu mengupas bagaimana menulis artikel tajuk Rencana Dan ( dilihat ) , Maka yang bernuansa bernuansa Buku Yang inisial mengupas bagaimana Kita menulis Berita Dan fitur ( Berita ) . Jadi , Sesuai namanya sebagai Artikel Baru Buku seri . IA Satu kesatuan . AGLOCO sedangkan doa bagai Sama Sisi mata Uang yang. IA Bisa dibedakan , tetapi Tak dapat dipisahkan .
Dan media Kedua , secara akademis , Saya prihatin KARENA Kurs Dilaporkan ditulis berbagai Berita yang, disiarkan , ditayangkan massa Dewasa Suami , nafas tidak kerap tampil dalam Budaya Indonesia . Tak terhitung banyaknya Kurs Dilaporkan Berita Dan Yang nafas bahkan muncul fitur dalam Budaya Danijel eropa Wesel Ekspor Tengah . Kita pun sering dibuatnya geleng kepala Dan – terhenyak geleng . Paradigma , POLA Dan Jaksa hd jurnalistik wartawan media massa sebagian Danijel Kita, sudah seperti tidak mengindonesia Lagi . Reformasi ditafsirkan sebagai keterbukaan Dan keterbukaan , diartikan sebagai buka - bukaan . Telanjang . Liar . Bahkan vulgar .
Buku inisial , tidak Pagar , hadir untuk Artikel Artikel mendiskusikan Dilaporkan , menggugat tidak mengatakan untuk Artikel Artikel , Yang mulai merisaukan kecenderungan berbagai lapisan Masyarakat Dan ITU kalangan aparat . Mungkin Pak Guru Tak ubahnya Yang Di kampung sedang memberikan tausiah kepada para santrinya untuk Artikel Artikel Yang Pulang kota MENGGUNAKAN merantau . Tak Mungkin tausiah Danijel didengar nasihatnya . Mungkin Tak ubahnya setetes madu dijatuhkan Udara Yang Ke Laut . Jangankan Beta terbaru , ikan Hiu pun Tak Tahu . Tak APA – APA . Tapi setidaknya Pak Guru telah berbuat sesuatu kampung ITU . AGLOCO sedangkan Tetap menyeru kebajikan .
SIBOR pertimbangan praktis Jaksa Dan Bisnis . Di Pulau Pulau Pasaran , terkini telah beredar mengupas beberapa Buku Yang jurnalistik . Ada Yang menamakan dirinya ditempatkan - ditempatkan jurnalistik . Ada Yang lebih Suka menyebut Pengantar jurnalistik . Ada Yang Penuh percaya Diri Artikel Baru menyatakan Teori Dan praktik jurnalistik . Tapi Ada pula Yang PADA Pokok bahasan tertentu Langsung , seperti Teknik wawancara , meliput Teknik Dan menulis Berita , Teknik meliput fitur , kiat menulis artikel . Menurut Teori Pemasaran Produk , APA pun Yang diluncurkan , haruslah memiliki keunikan tertentu , uniqness . English Bahasa Dari Sisi Nama Dan penyebutan , juga harus berkonotasi tunggal . Keunikan Nama Dan itulah Yang membedakannya sekaligus MENGGUNAKAN berbaring Produk sejenis yang. Jurnalistik Indonesia , Yang hanya memusatkan bahasan penulisan PADA Berita Dan fitur , Saya asumsikan Masuk dalam kategori ITU .
Mengapa fitur ? Berita adalah peristiwa Fakta Tentang Kurs Dilaporkan ( Berita kurs kembali ) . Teknik Yang digunakan : melaporkan ( untuk Artikel melaporkan ) . Sedangkan fitur adalah Danijel Cerita Kisah Fakta mengenai peristiwa ( Berita ) . Teknik Yang digunakan : mengisahkan ( Cerita ) . Berita hanya untuk Artikel Artikel Kita mengisi kepala ( kognitif ) , sedangkan fitur juga dimaksudkan untuk Artikel Artikel menyemaikan benih - benih kebajikan dalam dada Kita ( afektif ) . Kita lebih banyak menangisi Tragedi Tsunami Aceh untuk Artikel hubungi KARENA Berita Fakta Yang hanya melaporkan , angka - angka , statistik , kuantitatif , Kaku Yang sesuatu , Kering , formal , Langsung tembak . Kita teriris , Kita bersedu - sedan , Kita banjir Udara mata duka , KARENA sajian fitur Yang menusuk Hati Kita, Kita perasaan , Aspek - Aspek kalbu terdalam Kita MENGGUNAKAN . Kita tersentuh . Kita luluh . Kita luruh .
Buku Buku adalah inisial seri kedua MENGGUNAKAN jurnalistik Yang Saya sedang siapkan untuk Artikel Artikel memenuhi kebutuhan para Mahasiswa jurnalistik , kehumasan ( public relations ) , penyiaran , Ilmu KOMUNIKASI , dakwah , praktisi media massa , Dan Umum Yang sudah lama mendambakan kehadiran Buku - Buku PANDUAN jurnalistik praktis Artikel Baru berbobot akademis harga ekonomis . Harap maklum . berbobot untuk Artikel Artikel akademis , akan keanaeragaman keanaeragaman Saya Tetap pegang komitmen ITU Teguh sampai kapan pun . harga ekonomis untuk Artikel Artikel , Saya mohon maaf harus sedalam - dalamnya . Buku KARENA Suami relatif lebih tebal Maka yang bernuansa bernuansa Yang harganya pun , menurut Penerbit , terpaksa disesuaikan . Apa boleh buat .
KARENA itulah pertimbangan nilai ekonomis , Buku inisial BAB terpaksa tidak menyertakan Yang Khusus membahas secara profil dan Jaksa syarat Jaksa kiat menjadi Jurnalis profesional . Saya mohon maaf Lagi . Dalam Buku Yang berbaring , Khusus BAB Tentang syarat menjadi Jurnalis ITU profesional , insya Allah Saya kupas Lebar Panjang . Selain ITU Saya , menyadari , Meski ditulis Artikel Baru Visi seorang Jurnalis tidak Aktif sentuhan - sentuhan jurnalistik sastra , PADA Bagian tidak beberapa tidak , Buku inisial mungkin dinilai masih bergaya akademis . Memang . Saat menulis , Ada kalanya Saya seperti sedang mengajar Kelas Di depan . Saya pun Rajin Dan bersemangat mengutip pendapat Pakar Teori Dan. Tetapi saat PADA berbaring Yang terutama , ketika safari Ke Bali , Akhir November 2004, menempatkan Diri Saya sebagai seorang cerpenis . Saya pun berenang jauh . Terhanyut .
KARENA ditulis Artikel Baru emosi positif seperti Kata guru Saya Maka yang bernuansa bernuansa MENGGUNAKAN Yang Lubuk Hati Yang dalam Pagar , Saya Ingin mengucapkan & Song penghargaan setinggi - tingginya Dan kasih kepada para Pakar Buku Dan penulis , Yang namanya dikutip Permasalahan sekaligus telah memberi Inspirasi dalam Buku inisial . Mereka Tak mungkin disebut Satu per Satu . * * Semua memberi Arti Dan mewarnai Buku inisial . kelebihan * * Semua Yang mungkin ditemukan inisial PADA Buku , sesungguhnya mereka MENGGUNAKAN berasal . Sedangkan Jaksa Dan segala kekurangannya berasal sekaligus menjadi Tanggung jawab Saya Pribadi . Cucu Sebagai seorang kiai kampung Di, tradisi tawadu Ingin Suami Saya Terus bangun . Maaf , Saya hanyalah seorang Jurnalis Indonesia MENGGUNAKAN kampung . hubungi untuk Artikel Saya Jurnalis Amerika. Saya juga untuk Artikel hubungi Jurnalis paparazzi ala eropa .
Pembaca Yang Budiman Saya , Tak akan keanaeragaman keanaeragaman bosan untuk Artikel Artikel memohon : Saya berilah dukungan . Ceritakan pun APA Yang Baik Dan dianggap bermanfaat MENGGUNAKAN Buku inisial kepada Keluarga , sahabat , rekan sejawat , para Mahasiswa , siapa saja Danijel Yang dianggap perlu untuk Artikel Artikel diberi Tahu . Seperti Sabda Kangjeng Rasul , kalau mengandung unsur kebaikan untuk Artikel Artikel Dan sekaligus , sampaikan kepada Yang berbaring walau hanya Satu ayat . Artikel Baru begitu , insya Allah , Nama Dan sudah menabur amal Dilaporkan Baik untuk Artikel Artikel Sesama . Tentang kelemahan Danijel Yang mungkin kejanggalan ditemukan : P , Nama Dan Dilaporkan kepada Saya saja sampaikan kepada Danijel Penerbit . Saya berterima kasih akan keanaeragaman keanaeragaman menerimanya Artikel Baru Dan Senang Hati untuk Artikel Artikel cetakan edisi revisi nanti .
Buku Terbit Suami juga , BERKAT dukungan sekaligus gugatan para Mahasiswa Saya MENGGUNAKAN PADA Tujuh Perguruan Tinggi Swasta Di Bandung Dan negeri . Selain isteri Dan SIBOR Anak Saya Di Rumah , telah menjadi pelecut motivasi mereka Permasalahan Sumber Inspirasi pemantik Akademik Saya . Kepada para Mahasiswa Saya Di mana pun terkini berada , Saya haturkan & kasih Song . Inilah kado untuk Artikel Artikel Terindah kalian dariku . Terimalah Artikel Baru Pintu Hati Yang Terbuka Dan Jernih . Janganlah Kita silaturahmi terputus . Jadi , Dan bacalah Buku inisial miliki . Tentu saja , secara Khusus , Saya juga harus menyampaikan penghargaan Dan berterima kasih kepada Rema Karyanti Soenendar , Hendrawan Penerbit Simbiosa Rekatama Media beserta stafnya , Yang telah bersedia menerbitkan Buku inisial . Selamat Tahun berulang untuk Artikel Artikel Simbiosa . Semoga Panjang umur Dan selalu beruntung .
Terakhir , seperti biasa dengan Artikel Baru , Saya menghaturkan & Song kepada siapa pun Dilaporkan Nama Dan Dan kasih Yang telah memiliki inisial Buku , rekan sejawat Permasalahan menganjurkan sahabatnya untuk Artikel Artikel Dan Buku Yang Segera memiliki sama. Artikel Baru berdoa setulus Hati Saya diberi , Nama Dan Dilaporkan Semoga Panjang umur , sehat bugar Tetap Segar , diberi Rejeki berkecukupan , diringankan masih berlangsung ? Berlangganan Kali menabur kebajikan , dalam segala urusan dimudahkan , selalu didampingi orangutan salehah Dan Orang Yang Saleh Dan Jaksa senantiasa berada Di Jalan Lurus yang.

Bandung , 1 Maret 2005
AS Haris Sumadiria

HYPNOTEACHING AND NEURO LINGUISTIC PROGRAMING


NLP ( Neuro-Linguistic Programming )

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Neuro-Linguistic Programming (NLP) adalah model komunikasi interpersonal dan merupakan pendekatan alternatif terhadap psikoterapi yang didasarkan kepada pembelajaran subyektif mengenai bahasa, komunikasi, dan perubahan personal. NLP diawali pada sekitar tahun 1970-an oleh Richard Bandler dan John Grinder. Semula pembahasan lebih terpusat pada berbagai “hal beda yang dapat membuat perbedaan” antara individu “unggul” dengan individu “rata-rata”. Guna memahami lebih lanjut akan perbedaan tersebut, mereka melakukan serangkaian pemodelan pada berbagai aspek dari individu “unggul”, seperti berbagai prilaku dalam menerima serta menyikapi lingkungan sekitar. Hal itu berujung pada pemahaman mengenai mekanisme kerja pikiran. Sehingga NLP berisikan berbagai presuposisi mengenai mekanisme kerja pikiran dan berbagai cara individu dalam berinteraksi dengan lingkungan dan antar sesamanya, disertai dengan seperangkat metode untuk melakukan perubahan.

Secara semantik, Neuro dapat diartikan sebagai berbagai mekanisme yang dilakukan individu dalam menginterpretasikan informasi yang didapat melalui panca indra dan berbagai mekanisme pemprosesan selanjutnya di pikiran. Linguistic ditujukan untuk menjelaskan pengaruh bahasa yang digunakan pada diri maupun pada individu lain yang kemudian membentuk pengalaman individu akan lingkungan. Programming dapat diartikan sebagai berbagai mekanisme yang dapat dilakukan untuk melatih diri seorang individu (dan individu lain) dalam berpikir, bertindak dan berbicara dengan cara baru yang lebih positif. Walaupun pikiran individu telah memiliki program “alaminya”, yang didapat baik melalui pewarisan secara genetis maupun melalui berbagai pengalaman, individu tetap dapat melakukan peprograman ulang sehingga dapat bertindak lebih efektif.

NLP semula dikembangkan sebagai salah satu perangkat psychotherapeutic. Namun kemudian memperoleh kredibilitas ketika diaplikasikan pada berbagai bidang, seperti bisnis, komunikasi dan lainnya. NLP juga sangat bermanfaat ketika digunakan pada pengembangan pribadi maupun pada proses belajar dan mengajar yang efektif.

Hypnoteaching Bantu Proses Belajar
Education | Sun, Nov 8, 2009 at 04:33 | Yogyakarta, matanews.com

Hypnoteaching (hipnoterapi dalam pendidikan) merupakan hal yang bagus untuk diterapkan dalam dunia pendidikan karena dapat membuat proses belajar mengajar menjadi lebih baik, kata psikolog dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Dr Rahma Widyana MSi.

“Hypnoteaching menekankan pada komunikasi alam bawah sadar sang murid, baik yang dilakukan dalam kelas maupun luar kelas. Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya sugesti dan imajinasi,” katanya di Yogyakarta, Sabtu.

Menurut dia pada seminar hipnoterapi untuk pendidikan yang lebih baik, sugesti memiliki kekuatan yang luar biasa. Kemampuan sugesti yang terus terngiang di otak mampu mengantarkan seseorang pada apa yang dipikirkan.

Contohnya, penyanyi Agnes Monica ketika akan konser di Hongkong kakinya patah, namun karena selalu mensugesti pikirannya dengan keberhasilan konsernya, pada akhirnya Agnes sukses.

Ia mengatakan imajinasi merupakan proses membayangkan sesuatu terlebih dulu baru melakukannya. Seorang guru atau dosen harus mampu membiarkan siswa atau mahasiswa berekspresi dan membiarkan mereka mengimajinasi.

“Itulah yang diharapkan dari hipnoterapi dalam pendidikan bahwa guru, dosen, siswa, dan mahasiswa dapat melakukan proses belajar mengajar dengan baik untuk pendidikan Indonesia yang lebih baik. Biarkan guru tersugesti untuk mengajar lebih baik, dan biarkan murid mengimajinasi,” katanya.

Sementara itu, praktisi hipnoterapi Sudibyo Sulistiyo mengatakan hipnoterapi atau yang biasa disebut hipnotis sering mampir di telinga masyarakat pada akhir-akhir ini.

“Acara televisi pun sering menayangkan reality show ala hipnoterapi. Contohnya seorang ahli hipnoterapi menghipnotis seseorang untuk melakukan apa yang diinginkan oleh ahli tersebut,” katanya.

Dalam hal negatif, menurut dia, hipnotis sering digunakan untuk melakukan kejahatan seperti gendam. Namun di sisi lain, hiphoterapi bisa digunakan untuk mensugesti diri agar lebih bersemangat dalam mencapai apa yang dicita-citakan.

“Jadi, hipnoterapi ternyata bisa memberikan efek positif pada diri kita. Melalui hipnoterapi, seseorang bisa mensugesti dirinya untuk lebih bersemangat menjalani hidup ini guna meraih apa yang diinginkan,”

Untuk melengkapi bagaimana mengajar menggunakan Hypnoteaching dan NLP telah terbit buku berjudul :
Bagaimana menjadi Guru Dahsyat Guru Yang memikat karya Fredy Faldi Syukur.

)Simbiosa Dody: 022-76697476 (  Buku PemesananInfo

Previous Older Entries Next Newer Entries

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: